Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

OJK Catat Program Kredit Lawan Rentenir Mencapai Rp 1,25 T

Sabtu 04 Dec 2021 15:26 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Bunga kredit/ilustrasi

Bunga kredit/ilustrasi

Foto: ist
OJK mewanti-wanti masyarakat agar tidak berhubungan dengan pinjaman online ilegal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat realisasi program kredit/pembiayaan melawan rentenir (K/PMR) sebesar Rp 1,25 triliun pada kuartal III 2021. 

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Tirta Segara mengatakan otoritas berupaya untuk memerangi praktik rentenir di berbagai wilayah Indonesia. "Nilai kredit pembiayaan lawan rentenir itu menjangkau 131.000 debitur," ujarnya saat acara Pelatihan dan Gathering Wartawan Media Massa, Sabtu (4/12).

Baca Juga

Tirta berharap melalui pemberian program kredit itu bisa membantu banyak masyarakat maupun pelaku UMKM terhindar dari jerat rentenir. Hal ini mengingat adanya penawaran bunga yang lebih murah dan aman.

Selain itu, Tirta mewanti-wanti masyarakat agar tidak berhubungan dengan pinjaman online ilegal. Hal ini karena mengenakan bunga pinjaman yang tinggi, pinjaman online ilegal juga menyebar data pribadi, serta melakukan tata cara penagihan yang disertai ancaman dan kekerasan.

"Sebelum masuk ke pinjol sudah kita wanti-wanti, jangan berhubungan sama pinjol yang ilegal, tapi masih banyak juga yang masuk ke sana," tegas Tirta.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA