Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Malinggut Streetfood, Pemberdayaan Ala Rumah Zakat

Sabtu 04 Dec 2021 02:19 WIB

Red: Gita Amanda

Ada tujuh penerima manfaat yang berkumpul dan berjualan bersama-sama di jalan Malinggut Desa Warnajati, Cibadak, Sukabumi.

Ada tujuh penerima manfaat yang berkumpul dan berjualan bersama-sama di jalan Malinggut Desa Warnajati, Cibadak, Sukabumi.

Foto: Rumah Zakat
Malinggut Streetfood lahir dari bantuan ekonomi sinergi Rois OJK dan Rumah Zakat

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Apa jadinya ketika para penerima manfaat program ekonomi berkumpul di satu tempat berjualan bersama? Ya, inilah Malinggut Streetfood. Program ini terlahir dari bantuan ekonomi sinergi dari Rois OJK dan Rumah Zakat.

Ada tujuh penerima manfaat yang berkumpul dan berjualan bersama-sama di jalan Malinggut Desa Warnajati, Cibadak, Sukabumi. Dampak dengan adanya program ini, jalanan yang dulunya sepi kini ramai dengan booth-booth yang berjejer menjajakan aneka makanan dan minuman. Para pembeli mulai ramai berdatangan sejak sore sampai malam hari.

Baca Juga

"Sebelum adanya Malinggut Streetfood, jalanan ini sepi. Ketika malam paling sampai jam delapanan. Tapi semenjak ada yang berjualan makanan dan minuman, jalanan jadi ramai bahkan jam sembilan malam masih ada yg datang membeli," ucap Andra salah satu penjual sosis bakar.

Tanggapan positif juga datang dari Ketua RW 03 Kampung Malinggut tempat dimana para penerima manfaat berjualan. "Sejak mereka berjualan, jalanan jadi ramai. Ini berdampak pada warung-warung kecil sekitar tempat mereka berjualan. Dulu suka ada perkelahian pemuda, mabuk-mabukan. Tapi hari ini tidak pernah lagi kejadian itu karena para pemudanya diberdayakan berjualan di booth masing-masing," kata Ahmad Faozi, Ketua RW 03.

Imas, selaku fasilitator Rumah Zakat juga menuturkan, tidak hanya diberdayakan, para pemuda juga dibina. Setiap malam Jumat dan Sabtu mereka wajib ikut kajian keislaman.

"Para penerima manfaat yang notabene adalah pemuda wajib mengikuti kajian keislaman yang diadakan setiap malam jumat dan sabtu. Tujuannya agar baik akhlaknya. Selain itu diberikan juga materi tentang bisnis agar usaha yang dijalankannya berkembang," ujar imas.

Tina, salah seorang ibu dari salah satu pemuda penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi ini bersyukur dengan adanya program pemberdayaan ekonomi ini. "Saya ucapkan terima kasih kepada ROIS OJK dan Rumah Zakat yang sudah membuat program pemberdayaan ekonomi ini. Anak saya yang dulunya nganggur kini jadi bisa berjualan. Yang dulunya tidak berpenghasilan kini jadi berpenghasilan dan yang dulunya tidak bisa berzakat, kini bisa berzakat. Semoga program ini terus berjalan dan berkembang sehingga makin banyak lagi pemuda pemuda penggangguran yang bisa diberdayakan," kata Tina.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA