Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Seni Islam Langka Dipamerkan di Masjid Sheikh Zayed

Rabu 01 Dec 2021 13:37 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

Seni Islam Langka Dipamerkan di Masjid Sheikh Zayed. Masjid Agung Sheikh Zayed

Seni Islam Langka Dipamerkan di Masjid Sheikh Zayed. Masjid Agung Sheikh Zayed

Foto: Khaleej Times
Seni Islam yang ditampilkan termasuk kaligrafi dan foto.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Pameran seni dari peradaban Islam dipamerkan di Masjid Syekh Zayed di kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Termasuk di dalamnya juga dipamerkan berbagai jenis kaligrafi Arab dan foto-foto yang menampilkan seni Islam.

Dilansir dari Khaleej Times, Rabu (1/12), pengunjung berbondong-bondong ke Sheikh Zayed Grand Mosque Centre (SZGMC) untuk melihat berbagai pameran seni peradaban Islam. Pameran ini bertajuk 'Karakteristik Artistik, Kaligrafi Elegan dan Fitur Inspiratif', untuk merayakan Hari Seni Islam Internasional.

Baca Juga

Pameran ini bertujuan melestarikan dan menghidupkan kembali warisan seni peradaban Islam. Selain itu, pameran ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan kontribusi seni Islam dalam melestarikan peradaban manusia. Di masjid juga terdapat petugas yang akan menjadi pemandu untuk memberikan penjelasan rinci tentang makna arsitektur Masjid Agung Sheikh Zayed.

Pameran terbagi dalam beberapa bagian. Bagian pertama merupakan pameran Through the Pages of History berisi koleksi buku langka yang dianggap sebagai mutiara berharga dalam koleksi koleksi perpustakaan Al Jami'. Pada bagian ini pengunjung belajar tentang sejarah seni Islam di berbagai wilayah di dunia.

Bagian kedua Scripts from History membawa pengunjung ke dunia kaligrafi Arab yang indah. Di sini pengunjung dapat melihat contoh berbagai skrip termasuk Koufi, Thuluth, Maroko, Muhaqqaq, Diwani, dan skrip artistik lainnya yang dibuat oleh kaligrafer. 

Bagian ketiga Inspired by Photos, menyoroti sejumlah gambar yang menampilkan seni Islam melalui lensa mahasiswi dari Perguruan Tinggi Teknologi yang menangkap arsitektur Islam yang harmonis dan simetris dari Masjid Agung Sheikh Zayed. Keindahan tersebut ditampilkan melalui foto-foto mereka yang sangat profesional dan artistik, yang pada gilirannya, mencerminkan tema-tema dialog budaya.

Bagian keempat, The Language of the Brush menampilkan karya seni oleh mahasiswi Universitas Zayed, yang menggambarkan pengaruh dan kebanggaan yang tak diragukan lagi terhadap seni Islam. Garis klasik yang keras dan garis tangan bebas telah mengungkapkan perasaan di balik huruf dan kata dalam warna dan makna.

Bagian kelima, Spaces of Light Photos membawa pengunjung ke karya seni paling kreatif dari fotografer profesional dan amatir, yang mencerminkan pesan dan tema masjid dan fitur artistik dan estetika dari berbagai era arsitektur Islam.

Bagian keenam, An Interactive Journey into the Islamic Culture, melalui layar interaktif yang membawa pengunjung dalam perjalanan budaya ke pameran Coins of Islam: History Revealed dengan tujuan menghidupkan kembali sejarah seni Islam dan nilai-nilai kemanusiaannya, serta untuk menyampaikan pesan harmoni di antara orang-orang dan menemukan bahasa yang sama untuk dialog peradaban.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA