Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Antisipasi Omicron, Fauci: Dapatkan Vaksin Booster

Rabu 01 Dec 2021 10:16 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda

Pakar penyakit menular dr Anthony Fauci merekomendasikan booster vaksin Covid-19 untuk mengantisipasi varian omicron.

Pakar penyakit menular dr Anthony Fauci merekomendasikan booster vaksin Covid-19 untuk mengantisipasi varian omicron.

Foto: EPA
Fauci merekomendasikan booster vaksin Covid-19 untuk mengantisipasi omicron.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penasihat Covid-19 untuk Gedung Putih Dr Anthony Fauci mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat Joe Biden bahwa  waktu sekitar dua pekan untuk mengetahui lebih pasti tentang penularan dan tingkat keparahan SARS-CoV-2 varian omicron. Sejauh ini, belum ada bukti yang menunjukkan varian omicron lebih serius daripada delta yang kini masih mendominasi.

"Bagaimana kita mengatasi omicron? Dapatkan vaksin booster jika Anda sudah divaksinasi," kata Fauci dalam konferensi pers Gedung Putih, dilansir Best Life Online, Rabu (1/12).

Baca Juga

Hanya dalam sepekan, SARS-CoV-2 varian omicron telah membuat kondisi pandemi jadi kembali mengkhawatirkan. Varian baru ini diperkirakan memiliki hampir tiga kali lipat jumlah mutasi dibandingkan delta.

Beberapa di antaranya dapat membuat omicron menyebar lebih mudah dan berpotensi menurunkan fungsi respons imunitas tubuh. Pejabat kesehatan mengatakan ada tindakan pencegahan Covid-19 yang telah dicoba dan terbukti dapat mencegah beberapa infeksi dan kasus parah.

Fauci juga menekankan protokol kesehatan yang tidak boleh longgar. Hal ini termasuk gaya hidup sehat.

"Terus gunakan metode mitigasi, yaitu masker, menghindari keramaian, dan ruang berventilasi buruk," ujar dia.

Menurut Fauci, seperti saat menghadapi varian lainnya, penurunan kekebalan parsial dapat terjadi. Akan tetapi, vaksin dan terutama dosis penguat (booster) dapat bermanfaat untuk memberikan tingkat antibodi dan perlindungan silang, terutama terhadap penyakit parah.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan Institut Kesehatan Nasional (NIH) telah menekankan pentingnya metode perlindungan serupa. Direktur NIH Francis Collins mengingatkan publik tentang penggunaan masker.

Tanpa adanya omicron pun penggunaan masker tetap penting, sebab varian delta juga masi terus menjadi ancaman. Hal itu diungkapkannya saat wawancara dalam Good Morning America yang tayang di ABC News, Selasa (30/11).

"Saya tahu kita semua lelah dengan ini, tetapi virus tidak bosan dengan kita dan terus mengeksploitasi peluang saat kita ceroboh," kata Collins.

Baca juga : Urutan Booster Vaksin Terbaik untuk Tangkal Omicron

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA