Sunday, 28 Syawwal 1443 / 29 May 2022

Gelandang Bertahan Leipzig Ini akan Tunjang Rencana Rangnick

Selasa 30 Nov 2021 15:12 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Amadou Haidara.

Amadou Haidara.

Foto: EPA-EFE/Filip Singer
Rangnick membutuhkan pemain yang bisa melakukan pressing ketat.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United (MU) secara resmi mengumumkan kehadiran Ralf Rangnick sebagai pengganti Ole Gunnar Solskjaer di kursi pelatih tim utama. Pelatih asal Jerman itu dikontrak sebagai pelatih sementara United hingga akhir musim ini, kemudian dilanjutkan dengan kontrak dua tahun sebagai konsultan. 

Pengumuman resmi United soal kerjasama dengan Rangnick itu pun memicu rumor soal pemain yang akan direkrut Setan Merah pada jendela transfer musim panas mendatang. Nama gelandang bertahan RB Leipzig, Amadou Haidara, muncul sebagai pemain yang disebut-sebut bakal menjadi pemain pertama yang didatangkan United di bawah kendali Rangnick. 

Baca Juga

''Rangnick membutuhkan pemain yang bisa langsung menerjemankan ide permainannya di atas lapangan, terutama soal pressing kepada tim lawan. Rangnick pun telah mengidentifikasi Haidara sebagai pemain yang cocok untuk peran ini,'' tulis laporan The Times, Selasa (30/11). 

Haidara merupakan salah satu pemain yang didatangkan Rangnick saat menukangi RB Leipzig pada 2019. Gelandang bertahan asal Mali itu direkrut dari sister club RB Leipzig, RB Salzburg. Selama tiga musim memperkuat RB Salzburg, Haidara sukses mempersembahkan dua titel Liga Austria dan satu trofi Piala Austria. 

Ketika hijrah ke RB Leipzig sejak pertengahan musim 2018/2019, Haidara mampu langsung menembus tim utama Di Rotten Bullen. Gelandang berusia 23 tahun itu telah mengemas 95 penampilan dan menyumbang 10 gol di semua ajang, termasuk 12 penampilan dan torehan tiga gol pada awal musim ini. Berdasarkan catatan laman penyedia statistik sepak bola, FBRef, Haidara menempati peringkat keenam dalam daftar pemain yang paling sering berhasil melakukan dribling di pentas Bundesliga musim ini. Kemampuan ini, ditambah pengalamannya bekerjasama dengan Rangnick, kabarnya menjadi pertimbangan utama Rangnick untuk merekrut Haidara ke Old Trafford pada jendela pertengahan musim ini. 

Untuk bisa mendatangkan Haidara, United setidaknya harus menyediakan nilai transfer 33 juta euro atau setara dengan nilai klausa pelepasan Haidara. Namun, dengan menilik kedekatan Rangnick dengan RB Leipzig, bukan tidak mungkin, Rangnick bisa membujuk manajemen RB Leipzig untuk melepas Haidara dengan nilai transfer lebih rendah.

 

Gaya Rangnick

Nama Ralf Rangnick mungkin asing di telinga pecinta sepak bola Inggris atau bahkan fan MU sendiri. Namun, di dataran Bavaria, Rangnick dikenal dengan julukan 'The Godfather of the Gegenpressing'. Rangnick adalah 'guru' dari pelatih-pelatih top Eropa seperti Juergen Klopp dan Thomas Tuchel di mana Liverpool dan Chelsea saat ini menjadi pemimpin klasemen Liga Primer Inggris.

Khusus Klopp, pengalamannya merasakan gegenpressing terjadi pada September 2008, saat Rangnick yang menangani tim promosi, Hoffenheim, mengalahkan Borussia Dortmund era Klopp, 4-1. Jalannya laga tersebut, menjadi pelajaran berharga untuk Klopp.

"Kami harus sampai ke tempat mereka sekarang. Sayangnya, tindakan taktis, tidak seperti mengendarai sepeda. Anda harus berlatih, dan berlatih lagi," kata Klopp usai timmya dibantai Hoffenheim, lebih dari satu dekade lalu, dikutip dari Daily Mail, Jumat (26/11).

Pada 19 Maret 2022, Klopp dan Rangnick akan kembali berjumpa saat United melakukan kunjungan ke Anfield. Klopp pun meyakini, bahwa kedatangan Rangnick ke Manchester United adalah kabar buruk bagi tim lain.

 

“Sayangnya seorang pelatih yang baik datang ke Inggris, begitulah adanya, ke Manchester United. United akan terorganisir di lapangan, kita harus menyadari itu, itu jelas bukan kabar baik bagi tim lain," kata Klopp, dikutip dari Sky Sports, Sabtu (27/11).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA