Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022

Pernah Kena Covid-19, Orang Lebih Rentan Terhadap Omicron

Selasa 30 Nov 2021 06:40 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda

Tes PCR Covid-19. WHO telah menyatakan tes PCR dapat mendeteksi infeksi yang disebabkan oleh varian omicron. Penyintas Covid-19 lebih rentan terkena infeksi ulang akibat varian omicron.

Tes PCR Covid-19. WHO telah menyatakan tes PCR dapat mendeteksi infeksi yang disebabkan oleh varian omicron. Penyintas Covid-19 lebih rentan terkena infeksi ulang akibat varian omicron.

Foto: REPUBLIKA
Dibandingkan varian lainnya, Omicron lebih mungkin bikin reinfeksi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Varian Covid-19 Omicorn (B.1.1.529) telah menjadi perhatian baru skala internasional. Kini, ada "bukti awal" terkait peningkatan risiko infeksi ulang dari varian yang disebut mengkhawatirkan tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, orang yang sebelumnya pernah memiliki riwayat positif Covid-19 dapat lebih mudah terinfeksi ulang oleh Omicron dibandingkan varian lainnya. Meski begitu, data yang tersedia mengenai hal ini masih sangat terbatas.

Baca Juga

"Vaksin penting untuk mencegah orang sakit parah dan kematian akibat Covid-19, terlebih terkait varian delta yang mendominasi saat ini," kata WHO.

Menanggapi ancaman baru, Pemerintah Inggris telah memperkenalkan tindakan pembatasan. Pertama, pengunjung sekolah menengah harus memakai masker di area umum halaman sekolah, seperti koridor, mulai Senin (29/11). Lalu, masker wajah akan diwajibkan di transportasi umum dan toko-toko mulai Selasa (30/11).

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA