Thursday, 25 Syawwal 1443 / 26 May 2022

Usai Jungkir Balik, Bamsoet Sebut karena Teknis Kendaraan

Ahad 28 Nov 2021 09:36 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Indira Rezkisari

Bambang Soesatyo pada Sabtu (27/11) mengalami kecelakaan saat mengikuti Spring Rally di sirkuit Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Bambang Soesatyo pada Sabtu (27/11) mengalami kecelakaan saat mengikuti Spring Rally di sirkuit Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Bamsoet mengatakan, semua olahraga pasti ada risikonya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, mengalami kecelakaan saat mengikuti kejuaraan Spring Rally di sirkuit Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Ditemui hari ini, Bamsoet (sapaan akrab Bambang Soesatyo) nyatakan kondisinya baik-baik saja.

"Saya baik-baik saja Alhamdulillah," kata Bamsoet kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad (28/11). Kecelakaan kemarin terjadi karena persoalan teknis kendaraan. Ia justru memuji kemampuan pebalap Sean Gelael yang tetap tenang meskipun berada dalam kondisi seperti itu.

Baca Juga

"Saya melihat sendiri bagaimana hebatnya seorang pebalap dalam keadaan yang sulit Sean Gelael tetap tenang dan kemudian mengembalikan mobil yang miring jadi lurus kembali. Lalu kemudian memandu saya keluar," ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu mengaku tak merasakan firasat apapun sebelum kejadian. Peristiwa yang ia alami kemarin menurutnya bagian dari risiko olahraga.

"Semua olahraga pasti ada risikonya," ucap ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) tersebut.

Ia mengaku kejadian tersebut memberikan hikmah kepada dirinya bahwa sebelum turun ke lapangan balap maka yang harus diutamakan adalah prinsip  keamanan dalam berkendara, baik apakah mobilnya sudah memenuhi standar keamanan dan keselamatan, maupun pakaian yang digunakan. "Kemarin membuktikan bahwa kendaraan yang saya dan Sean Gelael gunakan kendaraan yang memiliki sertifikasi keselamatan yang tinggi, dengan salto yang dua tiga kali itu kendaraan tetap penumpang di dalamnya tetap aman walaupun kendaraannya rusak berat," ungkapnya.

Ke depan ia berharap kepada pemerintah untuk mempermudah regulasi untuk bisa mendatangkan kendaraan-kendaraan bersertifikasi tinggi seperti yang digunakan kemarin. Bamsoet menilai selama ini regulasinya masih agak sulit dan mahal.

"Sehingga ke depan untuk menunjang olahraga otomotif olahraga balap mobil maupun motor maka harus diberi kelonggaran untuk kepentingan atlet-atlet kita," pesannya.

Sebelumnya berdasarkan pantauan dari video yang beredar, mobil yang dikendarai Sean dan Bamsoet melaju ke sebuah gundukan tanah. Kemudian, mobil terlompat dan terguling beberapa kali ke depan.  

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA