Senin 15 Nov 2021 13:17 WIB

Reaksi Emosional Dalic Bawa Kroasia Tembus Piala Dunia 2022

Zlatko Dalic mencetak sejarah memimpin Kroasia pada tiga turnamen besar beruntun.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto
Pelatih timnas Kroasia Zlatko Dalic.
Foto: AP/Darko Bandic
Pelatih timnas Kroasia Zlatko Dalic.

REPUBLIKA.CO.ID, SPLIT -- Pelatih timnas Kroasia, Zlatko Dalic, tak dapat menahan tetes air mata setelah mengantarkan timnya lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar. Kepastian itu didapat usai the Vatreni mengalahkan Rusia.

Menjadi tuan rumah pada pertandingan pamungkas melawan Rusia di Stadion Poljud, Split, Senin (15/11) dini hari WIB tadi, Kroasia berhasil menang melalui gol bunuh diri Fyodor Kudryashov menit ke-81.

Baca Juga

Gol semata wayang tersebut membawa Kroasia lolos sebagai pemimpin klasemen Grup H dengan koleksi angka 23 poin hanya selisih satu poin dari Rusia di kursi kedua.

Setelah menjadi pelatih pertama Kroasia yang memimpin negara itu ke final Piala Dunia, Zlatko Dalic menciptakan sejarah ketika ia berhasil memimpin tim pada tiga turnamen besar secara beruntun, Piala Dunia 2018, Euro 2020, dan Piala Dunia 2022.

"Saya senang dan bangga. Hari ini adalah salah satu momen olahraga terbaik dalam hidup saya," kata Dalic menjelaskan dikutip surat kabar lokal Croatia Week, Senin (15/11).

Miroslav Blazevic dan Slaven Bilic sebelum Dalic memimpin Kroasia ke dua turnamen besar, sementara Mirko Jozi, Otto Bari, Zlatko Kranjcar, Niko Kovac, dan Ante Acic masing-masing pergi ke satu turnamen besar bersama Kroasia.

Adapun Dalic, Blazevi, dan Bilic merupakan satu-satunya pelatih yang lolos dari babak grup di turnamen besar. Akan tetapi hanya Dalic satu-satunya pelatih yang mampu membawa Kroasia tembus ke partai final Piala Dunia 2018 lalu.

"Kami memiliki berbagai macam pemain untuk dipilih dari sekarang, tetapi tidak akan ada artinya tanpa pemain yang lebih tua dan berpengalaman di sana. Kami punya waktu sekarang untuk bersiap dan kami akan menjadi lebih baik," tegas Dalic.

Dalic telah memimpin the Vaterni dalam 54 pertandingan dengan catatan 26 kemenangan, 12 imbang, dan 16 kekalahan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement