Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Pertamina: Kebakaran di Kilang Cilacap Padam Seluruhnya

Ahad 14 Nov 2021 11:45 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Teguh Firmansyah

Kobaran api terlihat di tangki kilang PT Pertamina Internasional Unit Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/11/2021)

Kobaran api terlihat di tangki kilang PT Pertamina Internasional Unit Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/11/2021)

Foto: ANTARA/Idhad Zakaria
Hanya satu tanki yang terbakar, operasional di Kilang Cilacap tetap berjalan normal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) memastikan api yang melalap satu tangki penyimpanan di area kilang cilacap sudah padam, Ahad (14/11) pukul 07.45 pagi. Insiden kebakaran tangki ini terjadi pada Sabtu (13/11) pukul 19.20.

Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Djoko Priyono menjelaskan titik api di tangki 36 yang terbakar sebenarnya sudah padam pada pukul 23.05 malam tadi. Sayangnya, hanya bertahan 80 menit pascafoam pemadaman terbuka api kedua mulai muncul.

Baca Juga

"Lalu kami lakukan lagi pemadaman. Kami lakukan penyekatan agar api tidak menyambar tangki lain dan kami lakukan cooling di area terbakar. Api benar benar padam pada pukul 07.45 tadi dan status clear di pukul 09.15," ujar Djoko dalam konferensi pers, Ahad (14/11).

Djoko juga menjelaskan Pertamina segera melakukan transfer fluida tangki yang berisi pertalite tersebut dipindahkan ke tangki lain agar tetap aman.  Djoko juga memastikan karena hanya satu tanki yang terbakar maka operasional di Kilang Cilacap tetap berjalan normal.

Stok aman

PT Pertamina (Persero) juga memastikan stok BBM dalam kondisi aman meski satu tangki penyimpanan pertalite di Area Kilang Cilacap semalam terbakar.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero), Alfian Nasution mengatakan stok pertalite secara nasional berada di 20 hari.  "Stok BBM secara nasional aman. Untuk Pertalite sendiri berada di stok 20 hari, " ujar Alfian dalam konferensi pers, Ahad (14/11).

Alfian juga merinci untuk stok Premium 27 hari dan Pertamax mencapai 50 hari. Sedangkan untuk LPG berada di angka 12,7 hari.  "Distribusi BBM dan LPG berlangsung seperti biasa. Kami memastikan ketersedian stok khususnya untuk jateng dan jabar aman, " ujar Alfian.

Pertamina memastikan api yang melalap satu tangki penyimpanan di area kilang cilacap sudah padam, Ahad (14/11) pukul 07.45 pagi. Insiden kebakaran tangki ini terjadi pada Sabtu (13/11) pukul 19.20.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA