Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Sakit Jadi Cara Allah Menghapuskan Dosa Umatnya

Rabu 10 Nov 2021 11:17 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Ani Nursalikah

Sakit Jadi Cara Allah Menghapuskan Dosa Umatnya

Sakit Jadi Cara Allah Menghapuskan Dosa Umatnya

Foto: republika
Segala sesuatu yang terjadi pada orang mukmin adalah untuk kebaikannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di antara nikmat orang yang tengah jatuh sakit adalah penyakit menjadi salah satu penawar yang paling kuat dan ampuh atas dosa-dosa yang dilakukannya. Nyaris tak ada yang bisa menghapus dosa yang lebih dahsyat dari cobaan dan penderitaan yang menimpa manusia.

Allah berkata: "Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatanmu sendiri dan Allah banyak memaafkan" (Q.S Asy-Syura 42: 30).

Baca Juga

Penyakit dan malapetaka yang terjadi, misalnya kematian orang yang dicintai, kehilangan kerabat, kejatuhan ekonomi atau keuangan, kesusahan, kesulitan fisik, demam, segala jenis rasa sakit dan penderitaan. Suatu ketika Nabi Muhammad SAW mengunjungi orang sakit yang menderita demam. 

"Saya punya kabar baik untukmu. Karena sesungguhnya Tuhanku telah memberitahuku demam adalah hukuman yang iatimpakan kepada orang-orang mukmin agar mereka tidak harus dihukum di neraka," katanya.

Seperti dikutip dari laman About Islam, Rabu (10/11), sakit adalah hukuman yang ditimpakan Allah SWT agar orang yang sakit selamat dari hukuman di babak kehidupan berikutnya. Jadi, sebenarnya sakit adalah berkah tersembunyi.

photo
Beda sakit tenggorokan biasa dengan gejala Covid-19. - (Republika)
 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA