Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Cerita Pengemis di Afghanistan Setia Menunggu Roti

Rabu 10 Nov 2021 05:25 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

Cerita Pengemis di Afghanistan Setia Menunggu Roti. Wanita dan anak-anak Afghanistan duduk di depan toko roti menunggu sumbangan roti di Kota Tua Kabul, Afghanistan, Kamis, 16 September 2021.

Cerita Pengemis di Afghanistan Setia Menunggu Roti. Wanita dan anak-anak Afghanistan duduk di depan toko roti menunggu sumbangan roti di Kota Tua Kabul, Afghanistan, Kamis, 16 September 2021.

Foto: AP/Bernat Armangue
Mereka mengantre berjam-jam di depan toko roti.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Pengemis roti di depan toko roti di Afghanistan semakin meningkat seiring dengan kemerosotan ekonomi dan meningkatnya pengangguran. Mereka dengan setia menunggu belas kasihan penjual roti atau pembeli yang mau membagi roti yang mereka beli.

Salah satunya Shekiba Sukur. Ia telah menunggu berjam-jam di luar sebuah toko roti di Kabul. Dia mengantre bersama puluhan wanita bercadar, menunggu seseorang yang cukup murah hati untuk membelikan rotinya.

Baca Juga

"Saya menunggu di sini selama tiga jam setiap hari untuk mendapatkan roti," kata Sukur, dilansir dari Anadolu Agency, Selasa (9/11).

Sukur mengaku harus menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya cacat. Setiap hari ia harus memberi makan 11 orang di rumahnya.

"Saya mengantre untuk 11 potong roti karena keluarga tidak punya apa-apa untuk dimakan di rumah," kata Sukur.

photo
Warga Afghanistan menjadikan roti sebagai menu berbuka puasa menjelang puasa Ramadhan, di tengah pandemi virus corona di Herat, Afghanistan, Rabu (14/4). - (EPA-EFE/JALIL REZAYEE)
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA