Senin 01 Nov 2021 14:38 WIB

UEA Setujui Vaksin Pfizer untuk Usia 5-11 Tahun

Pfizer dan BioNTech mengatakan vaksin mereka menunjukkan kemanjuran 90,7 persen.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Ani Nursalikah
UEA Setujui Vaksin Pfizer untuk Usia 5-11 Tahun
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
UEA Setujui Vaksin Pfizer untuk Usia 5-11 Tahun

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Uni Emirat Arab (UEA) menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNtech untuk anak-anak berusia lima-sebelas tahun. Sebelumnya, satu-satunya vaksin yang telah disetujui untuk disuntikkan pada anak-anak di bawah 12 tahun adalah Sinopharm.

Vaksin tersebut dapat disuntikkan untuk usia tiga hingga 17 tahun. “Hasil studi klinis menunjukkan vaksin tersebut aman dan telah memberikan respons imun yang kuat kepada anak-anak antara usia lima dan sebelas tahun,” kata Kementerian Kesehatan UEA dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

Orang dengan penyakit kronis yang sebelumnya menerima Pfizer-BioNtech atau vaksinasi Sputnik yang dikembangkan Rusia sekarang bisa mendapatkan suntikan ketiga. Sebelumnya, pemerintah telah memberikan suntikan penguat kepada orang-orang yang divaksinasi lengkap dengan vaksin Sinopharm.

Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS pada Jumat mengesahkan vaksin coronavirus Pfizer-BioNTech untuk anak-anak berusia lima hingga 11 tahun. Hal ini menjadikannya vaksin Covid-19 pertama untuk anak di Amerika Serikat.

Namun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS masih perlu memberi saran tentang bagaimana suntikan harus diberikan. Hal ini akan diputuskan setelah sekelompok penasihat luar membahas rencana tersebut pada Selasa.

FDA mengizinkan dosis 10 mikrogram vaksin Pfizer pada anak kecil, lebih rendah dari 30 mikrogram dalam vaksin asli untuk mereka yang berusia 12 tahun ke atas. Penasihat di panel FDA mengatakan dosis yang lebih rendah dapat membantu mengurangi beberapa efek samping yang jarang terjadi setelah memperhatikan tingkat peradangan jantung atau miokarditis, yang telah dikaitkan dengan vaksin Pfizer dan Moderna, terutama pada anak.

Pfizer mengatakan akan mulai mengirimkan botol vaksin pediatrik ke apotek, kantor dokter anak, dan tempat lain di mana suntikan dapat diberikan. Keputusan FDA diharapkan membuat vaksin tersedia untuk 28 juta anak-anak Amerika. Banyak dari mereka kembali ke sekolah untuk belajar secara langsung.

Pfizer dan BioNTech mengatakan vaksin mereka menunjukkan kemanjuran 90,7 persen terhadap virus corona dalam uji klinis anak-anak berusia lima hingga 11 tahun. “Ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang tua yang ingin melindungi anak-anak mereka dari virus ini,” kata Kepala Eksekutif Pfizer Albert Bourla dalam sebuah pernyataan.

https://www.arabnews.com/node/1958996/middle-east

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement