Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Serial Adaptasi Novel Jingga dan Senja Tayang di Vidio

Senin 25 Oct 2021 20:20 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nora Azizah

Pemeran Vidio Original Series terbaru dari novel tetralogi best-seller karya Esti Kinasih Jingga & Senja di acara press conference dan gala premiere di CGV Pacific Place, Jakarta, Senin (25/10).

Pemeran Vidio Original Series terbaru dari novel tetralogi best-seller karya Esti Kinasih Jingga & Senja di acara press conference dan gala premiere di CGV Pacific Place, Jakarta, Senin (25/10).

Foto: Republika/Umi Nur Fadilah
Serial 'Jingga dan Senja' akan tayang di Vidio pada 29 Oktober.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Serial adaptasi dari novel tetralogi best-seller karya Esti Kinasih “Jingga dan Senja” dengan judul yang sama segera tayang di  Vidio pada 29 Oktober 2021. “Jingga dan Senja” mengisahkan perjalanan cinta Tari (Yoriko Angeline) dan Ari (Abidzar Al Ghifari), dua remaja yang dipertemukan oleh takdir. 

Selain bernama mirip, keduanya juga lahir saan matahari terbenam. Takdir mempertemukan mereka dalam suasana “perang” antarsekolah.

Baca Juga

Ari, yang merupakan biang kerok sekolah, baru pertama kali bertemu bertemu perempuan yang berani melawannya. Kemarahan Ari timbul ketika tahu Tari diincar oleh Angga (Giulio Parengkuan), pentolan SMA musuh. 

Angga juga merupakan musuh pribadi Ari. Demi dendam masa lalu, Angga bertekad harus bisa merebut Tari. Ari yang dikenal tak peruli dengan perempuan, tiba-tina saja berusaha mendapatkan Tari dengan segala cara. Semakin Ari berusaha mendekatinya, semakin mati-matian Tari manjauhkan diri.

“Dengan modal cerita adaptasi yang sudah sangat kiat, konsep cerita serial dikemas dengan gaya penceritaan realis,” kata sutradara “Jingga dan Senja” Kuntz Agus dalam konferensi pers di CGV Pacific Place, Senin (25/10).

Dia mengatakan “Jingga dan Senja” menghadirkan jalinan kompleks antara persahabatan, cinta, dan persaingan antarsekolah di jenjang SMA, sehingga lebih terasa dekat dengan penonton.

Produser “Jingga dan Senja” Sunil Samtani mengatakan awalnya ingin mengadaptasi novel menjadi film. Namun, karena situasi yang tidak sesuai, Sunil memutuskan menghadirkan adaptasi menjadi serial.

“Novel Jingga dan Senja ini salah satu novel yang sangat terkenal sekali menurut saya, maka saya memutuskan untuk membuat serial bekerja sama dengan Vidio,” ujar Sunil.

Dia menjelaskan proses development cerita sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Tim menyerahkan penulisan naskah pada Titin Wattimena, yang dikenal memiliki sentuhan ajaib cerita-cerita remaja.

Cheif of content Vidio, Tina Arwin menganggap novel Jingga dan Senja sendiri merupakan karya literatur indah, yang menawan hati hanyak pembaca. Jingga dan Senja membawa kisah romansa yang unik dengan alur cerita berbeda yang membuat penonton terhanyut dalam kisah dua orang yang terhubung dengan takdir yang akhirnya menemukan satu sama lain.

Peluncuran Vidio Original Series “Jingga dan Senja” kali ini lebih spesial karena langsung meluncurkan tiga episode sekaligus pada 29 Oktober 2021. Serial delapan episode ini akan tayang setiap Jumat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA