Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Ibu Hamil Ini Minta Dielus Perutnya oleh Sandiaga

Senin 25 Oct 2021 19:58 WIB

Red: Agus Yulianto

Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke Desa Wisata Sanankerto, kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke Desa Wisata Sanankerto, kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Foto: Istimewa
Ibu pengusaha keripik tempe ini juga mengeluhkan omzet yang menurun karena pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Ada yang hal yang menarik saat Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke Desa Wisata Sanankerto, kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Adalah Wiwit, seorang pengusaha kripik yang tengah hamil besar meminta Sandiaga untuk mengelus perutnya. 

Wiwit mengaku, ingin anaknya seperti Sandi sukses sebagai pengusaha dan menjadi menteri. Apalagi, calon bayi itu sudah dinantikannya selama 11 tahun sejak pernikahannya.

Tak hanya itu, dia juga menilai, mas Menteri sosok yang ramah yang patut menjadi panutan. "Makanya, saya minta perut saya di elus sama mas menteri, biar ketularan sukses”, katanya. 

Selain itu, wiwit juga curhat dengan Mas Menteri terkait usahanya sebagai penjual keripik tempe. Menurutnya, sejak pandemi usaha keripik tempenya mengalami penurunan. 

Apalagi, tempat wisata dimana dia berjualan tutup dan dia hanya menjual keripiknya ke kedai makanan dan orderan. Untuk itu, dia meminta, mas menteri yang datang berkunjung ke desa Wisata Sanankerto, kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur bisa membantu mempromosikan dagangannya. 

"Kami mau mas menteri promosikan dagangannya di Instagram miliknya," tegasnya. 

Selain itu, dia juga berharap, Sandi bisa memberikan alat pengupas kedelai. Ini karena selama ini dia meminjam alat pengupas kedelai dengan tetangganya. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengaku, kagum dengan perjuangan Wiwit. Sebagai seorang ibu yang sedang berjuang atau mengandung yang memang sudah dinantikan sejak 11 tahun, dia masih mau berusaha memproduksi kripik tempe. 

"Saya bantu ya untuk promosinya, saya buat prpmosi di instastory saya," kata Sandi.

Selain itu, Sandi juga menuruti keinginan Wiwit untuk mengelus perutnya yang sedang hamil. Sandi mendoakan, semoga anaknya setelah lahir menjadi orang sukses dan berbakti pada bangsa dan orang tua.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA