Tuesday, 3 Jumadil Awwal 1443 / 07 December 2021

Tuesday, 3 Jumadil Awwal 1443 / 07 December 2021

Tip Terhindar dari Hoaks: Berhati-hati dan Teliti

Ahad 24 Oct 2021 21:25 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Hoaks (ilustrasi).

Hoaks (ilustrasi).

Foto: Mgrol101
Oknum pembuat konten hoaks bisa saja memanipulasi atau mengedit foto.

REPUBLIKA.CO.ID, KAPUAS -- Di era digital saat ini pemanfaatan ruang digital seperti media sosial oleh masyarakat, cenderung mengalami peningkatan terlebih pada masa pandemi Covid-19. Untuk itu, masyarakat diminta berhati-hati terhadap informasi bersifat hoaks.

Dalam pemanfaatan ruang digital, masyarakat juga perlu mewaspadai sejumlah hal. Salah satunya adalah informasi palsu atau hoaks. "Oleh karenanya masyarakat harus berhati-hati dan teliti terhadap setiap informasi yang didapat di ruang digital termasuk media sosial," kata narasumber Webinar Indonesia Makin Cakap Digital wilayah Kapuas, Ferianto, Ahad (24/10).

Adapun sejumlah langkah yang bisa dilakukan masyarakat agar terhindar dari hoaks, di antaranya memeriksa fakta atau kebenaran sebuah informasi yakni dengan mencari dari berbagai sumber berbeda yang terpercaya. Jika itu berupa foto, maka pada era teknologi saat ini masyarakat juga harus berhati-hati karena oknum pembuat konten hoaks, bisa saja memanipulasi atau mengedit foto bahkan video untuk memprovokasi pembaca.

"Selain itu masyarakat juga dapat mengikuti komunitas atau grup anti-hoaks," ujarnya.

Ferianto menjelaskan, di Facebook terdapat sejumlah fanpage atau grup diskusi anti-hoaks seperti Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoaks, serta lainnya. Selanjutnya, untuk melaporkan hoaks, pengguna bisa melakukan tangkapan gambar layar disertai url link dan mengirimkan data ke aduankonten@mail.kominfo.go.id.

"Kiriman aduan segera diproses setelah melalui verifikasi. Kerahasiaan pelapor dijamin dan aduan konten dapat dilihat pada laman web trustpositif.kominfo.go.id," ujarnya.

Dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital wilayah Kapuas ini, turut hadir narasumber lain seperti Kepala Dinas Pendidikan Kapuas Suwarno Muriyat, seorang guru Anna Yulinda, serta konten kreator Bella Putri. Topik yang dibahas beragam, mulai dari etika digital, budaya digital, keamanan digital, serta kecakapan digital.

Wakil Bupati Kapuas, Nafiah Ibnor, berharap, melalui kegiatan ini masyarakat semakin cakap atau terampil digital sehingga lebih bijak serta mampu memaksimalkan pemanfaatan ruang digital.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA