Kamis 21 Oct 2021 14:32 WIB

PKK Muba Gelar Sosialisasi Cegah Pernikahan Dini

Pernikahan dini pada anak menyebabkan banyaknya terjadi kasus perceraian

Plt Ketua TP PKK Muba Susy Imelda Beni Hernedi dalam acara sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Penyalahgunaan Narkoba ditinjau dari segi agama, aspek hukum dan kesehatan bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (21/10).
Foto: Musi Banyuasin
Plt Ketua TP PKK Muba Susy Imelda Beni Hernedi dalam acara sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Penyalahgunaan Narkoba ditinjau dari segi agama, aspek hukum dan kesehatan bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (21/10).

REPUBLIKA.CO.ID, SEKAYU -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Penyalahgunaan Narkoba ditinjau dari segi agama, aspek hukum dan kesehatan. Acara dibuka langsung oleh Plt Ketua TP PKK Muba Susy Imelda Beni Hernedi bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (21/10).

"Kita melihat akhir-akhir ini pernikahan dini masih terjadi. Melalui sosialisasi ini harapan kami bisa mencegah pernikahan dini pada anak di Kabupaten Muba sehingga mereka bisa berinovasi dan berkreasi, dan pada usia dewasa barulah mereka menikah," ujar Plt Ketua TP PKK Muba.

Baca Juga

Selain itu, Istri Plt Bupati Muba ini mengatakan bahwa penyalahgunaan narkoba juga tak luput menjadi perhatian. Apalagi, kasus penyalahgunaan narkoba masih marak terjadi di Kabupaten Muba.

"Saya sering temukan anak masih usia dini tapi sudah berumah tangga, bayangkan mereka yang seharusnya masih menikmati masa bermain tapi sudah harus menjalankan rumah tangga pernikahan, itulah yang menyebabkan banyaknya terjadi kasus perceraian, oleh karena itu TP PKK sebagai penyambung lidah kami di Kabupaten, sebagai motor penggerak di desa agar selalu mengingatkan untuk tidak melakukan pernikahan dini dan bahaya penyalagunaan narkoba, baik dari sisi agama, hukum maupun kesehatan,"ucap Susy.

photo
Plt Ketua TP PKK Muba Susy Imelda Beni Hernedi dalam acara sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Penyalahgunaan Narkoba ditinjau dari segi agama, aspek hukum dan kesehatan bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (21/10). - (Musi Banyuasin)

 

Sementara itu, H Opi Palopi MAg sebagai salah satu narasumber saat menyampaikan materi peserta terlihat antusias dan aktif bertanya maupun berbagi pengalamannya.

"Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini dan semua materi yang disampaikan bisa dipahami dengan baik dan betul-betul diterapkan, sehingga angka pernikahan dini dan penyalagunaan narkoba di Kabupaten Muba ini bisa dicegah maupun dikurangi," tegasnya.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Babat Supat Yeni Yolanda salah satu peserta mengaku, setelah mengikuti sosialisasi menjadi tahu apa saja dampak yang ditimbulkan dengan pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba.

"Sosialisasi ini memang sangat diperlukan, sehingga saya dan teman-teman bisa tahu.  Apalagi di luar sana masih banyak kasus pernikahan dini. Hal itu masih bertahan dari pola pikir masyarakat untuk menjauhkan diri dari zina lebih baik menikah saja terutama di desa-desa. Kemudian terkait penyalahgunaan narkoba masih banyak terjadi, dengan sosialisasi ini kami bisa memberikan penjelasan kepada generasi muda khususnya, betapa bahaya nya penyalagunaan narkoba ini ," ujar Yeni.

Sementara itu Ketua Pokja I TP PKK Muba, Anis Endang Thamrin selaku ketua pelaksana kegiatan melaporkan, tujuan diadakannya sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Penyalahgunaan Narkoba ditinjau dari segi agama, aspek hukum dan kesehatan ialah, menyelaraskan program kerja TP PKK provinsi dan TP PKM kabupaten, meningkatan motivasi TP PKK kecamatan secara profesional dan memberikan edukasi bagi putra-putri generasi muda di Kabupaten Muba untuk terus berinovasi, berkreasi dan mencipakan lingkungan pergaulan yang baik di setiap desa.

"Adapun peserta sosialisasi berjumlah 45 orang Peserta, meliputi Ketua TP PKK beserta ketua Pokja 1 setiap Kecamatan, Ikatan Remaja Masjid Kecamatan dan Ketua Karang Taruna Kecamatan. Untuk narasumber dari pihak Polres Muba dan Bagian Kesra Setda Muba,"paparnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement