Rabu 20 Oct 2021 14:40 WIB

Layanan Penebangan Bandara JB Soedirman Dimaksimalkan

Saat ini rute yang tersedia adalah Jakarta-Purbalingga-Surabaya dan sebaliknya.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Fuji Pratiwi
Sejumlah petugas melakukan simulasi operasional komersial di Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Jawa Tengah. AP II terus memaksimalkan operasional Bandara Jenderal Besar Soedirman.
Foto: aANTARA/Idhad Zakaria
Sejumlah petugas melakukan simulasi operasional komersial di Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Jawa Tengah. AP II terus memaksimalkan operasional Bandara Jenderal Besar Soedirman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) memastikam layanan penerbangan di Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Jawa Tengah tetap dimaksimalkan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Executive General Manager Bandara Jenderal Besar Soedirman Catur Sudarmono mengatakan, bandara tersebut terus menjaga konektivitas penerbangan di Purbalingga. "Slot penerbangan yang tersedia di Bandara Jenderal Besar Soedirman saat ini adalah rute Jakarta-Purbalingga-Surabaya dan Surabaya-Purbalingga-Jakarta," kata Catur dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (19/10).

Baca Juga

Dia menuturkan, AP II bersama Citilink berkomitmen untuk selalu fokus dalam melayani perjalanan masyarakat Purbalingga dan sekitarnya. Sejak diaktifkan pada 1 Juni 2021, Bandara Jenderal Besar Soedirman telah merangkai konektivitas dari Barat ke Timur di Jawa, melalui rute penerbangan Jakarta - Purbalingga - Surabaya yang dioperasikan maskapai Citilink.

"Sejak pertama kali akses penerbangan dibuka pada Juni, trafik penerbangan di Purbalingga semakin tumbuh hingga kini,” ujar Catur.

Station Manager Citilink Purbalingga Muhamad Mulyanudin menuturkan dalam melayani penerbangan Jakarta- Purbalingga-Surabaya dan sebaliknya menggunakan pesawat turbo propeller ATR 72-600. Pesawat tersebut berkapasitas sekitar 72 kursi penumpang.

"Citilink telah mendapat slot penerbangan pada Kamis dan Sabtu untuk mengoperasikan rute Jakarta - Purbalingga - Surabaya dan sebaliknya," ungkap Mulyanudin.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement