Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

Kini Ada 22 Jenis Tanaman dalam Alquran di Taman Pakistan 

Selasa 19 Oct 2021 16:57 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Nashih Nashrullah

Pakistan menanam tanaman-tanaman Alquran di hutan kota Karachi. Bendera Pakistan

Pakistan menanam tanaman-tanaman Alquran di hutan kota Karachi. Bendera Pakistan

Foto: www.tiptoptens.com
Pakistan menanam tanaman-tanaman Alquran di hutan kota Karachi

REPUBLIKA.CO.ID, KARACHI – Hutan kota Karachi merupakan salah satu fitur khusus dari Hutan Kota Jinnah yang baru diluncurkan tepatnya di sebelah Mausoleum Pendiri Pakistan Quaid-e-Azam Mohammed Ali Jinnah. Hutan tersebut diresmikan Presiden Turki Dr Arif Alvi bersama istrinya Samina Arif Alvi.

Di sana terdapat 22 spesies tanaman yang disebutkan dalam Alquran. Di antara 22 itu adalah delima, zaitun, jagung, daun bawang, bawang putih, bawang merah, jahe, dan mentimun. Sementara itu, kebun buah yang ada di sana memiliki 42 spesies tanaman berbeda yang berasal dari berbagai daerah di Pakistan. Ini termasuk jambu biji, kurma, mangga, pisang, dan pepaya.

Baca Juga

Presiden Asosiasi Masyarakat untuk Layanan Kesejahteraan Shaukat Omeri mengatakan sekitar lima ribu pohon telah ditanam di hutan kota. Omeri bersama rekan-rekannya bertujuan untuk mengubah sisa area tandus di sekitar Mausoleum Quaid-e-Azam menjadi ruang hijau perkotaan.

Sementara itu, Presiden Dr Arif Alvi mengatakan keberadaan hutan kota di sebelah Mausoleum Quaid-e-Azam akan berfungsi sebagai paru-paru kota Karachi untuk membersihkan lingkungan kota dan membiarkan warganya menghirup udara segar.

Dilansir Gulf News, Selasa (19/10), presiden mendesak para pemangku kepentingan terkait termasuk organisasi berbasis masyarakat dan non-pemerintah untuk bekerja sama meningkatkan tutupan pohon di Karachi untuk memerangi masalah pencemaran lingkungan secara efektif.

Dia juga menyoroti perlunya melibatkan siswa sekolah dalam kegiatan perkebunan agar mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab atas masa depan yang mampu menanam pohon dan merawatnya. 

Dr Alvi meminta pengelola Hutan Kota Jinnah untuk membuka ruang hijau kota sedini mungkin kepada masyarakat Karachi agar mereka dapat menikmati penghijauan di tengah hiruk pikuk kota. 

 

Sumber: gulfnews 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA