Sunday, 21 Syawwal 1443 / 22 May 2022

Uni Eropa Evaluasi Vaksin Pfizer pada Anak di Bawah 11 Tahun

Selasa 19 Oct 2021 08:18 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Vaksin Covid-19 Pfizer. Uni Eropa masih meninjau keamanan dan efikasi vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech untuk anak usia lima hingga 11 tahun.

Vaksin Covid-19 Pfizer. Uni Eropa masih meninjau keamanan dan efikasi vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech untuk anak usia lima hingga 11 tahun.

Foto: EPA-EFE/ALESSANDRO DI MARCO
Pfizer-BioNTech pekan lalu telah ajukan data pendukung penggunaan vaksin pada anak.

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) pada Senin (18/10) mengatakan mulai mengevaluasi kemungkinan penggunaan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech pada anak-anak berusia lima hingga 11 tahun. Pfizer dan mitranya asal Jerman BioNTech pekan lalu mengajukan data yang mendukung penggunaan vaksin Covid-19 buatan mereka di kalangan anak.

Vaksin tersebut didapati mampu menghasilkan respons imun yang kuat pada usia lima hingga 11 tahun dalam uji klinis yang melibatkan 2.268 partisipan, menurut perusahaan pada September. EMA mengatakan akan mengevaluasi data vaksin yang disebut Comirnaty itu, termasuk hasil studi klinis yang masih berlangsung.

Baca Juga

Vaksin Pfizer-BioNTech saat ini tidak diizinkan untuk digunakan pada kelompok usia di bawah 11 tahun. Namun, Cominarty sudah diperbolehkan penggunaannya pada anak-anak berusia 12 tahun ke atas di Amerika Serikat dan Uni Eropa.

sumber : Antara, Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA