Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Kisah Jabir Ibn Abdullah dan Kedermawanan Nabi SAW (3)

Sabtu 16 Oct 2021 05:25 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Ani Nursalikah

Kisah Jabir Ibn Abdullah dan Kedermawanan Nabi SAW (3)

Kisah Jabir Ibn Abdullah dan Kedermawanan Nabi SAW (3)

Foto: MgIt03
Jabir merupakan putra dari seorang syahid dalam perang Uhud.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mereka menolak dan memberikan alasan yang berbeda. Nabi SAW kemudian berjalan di sekitar kurma yang bertumpuk dan memohon berkah Allah. Beliau lantas meminta Jabir agar memanggil para penagih utang dan memintanya mengukur kurma tersebut. Jabir terus mengukur kurmanya kepada para penagih utang hingga dia melunasi semua utang ayahnya.

Jabir sangat heran karena tumpukan kurma masih begitu tinggi seolah-olah dia tidak mengambil apa pun darinya. Sekembalinya ke rumah, dia menceritakan apa yang terjadi pada istrinya.

Baca Juga

"Allah telah melunasi utang ayahku. Saya akan sangat puas jika saya membayar semua utang dan tidak ada satu kurma pun yang tersisa untuk kami, tetapi dengan rahmat Allah, kita masih memiliki sebagian besar hasil panen kita!" kata Jabir.

Selain kisah tersebut, Jabir memiliki kisah lain yang begitu sangat dikenangnya bersama Rasulullah SAW. Jabir memiliki sebuah kisah yang menyoroti tidak hanya persahabatan Nabi SAW dengan para sahabatnya, tetapi juga kemurahan hati dan kedermawannya yang luar biasa dan kecintaan yang besar dari para sahabat terhadapnya.

Sepeninggal ayahnya, Jabir tidak melewatkan setiap kesempatan untuk memenuhi kewajiban jihadnya. Mengutip artikel di laman Islamweb, salah satu kesempatan yang begitu lekat di benaknya ialah sebuah peristiwa bersama Rasulullah SAW ketika kembali dari pertempuran Thatur-Riqaa' di daerah dekat Najd.

Saat itu, unta yang dibawa Jabir adalah unta yang sakit-sakitan dan usianya sudah tua. Unta Jabir terlalu lemah untuk digunakannya bepergian sehingga para sahabat lain menyalipnya dan meninggalkannya tertinggal di belakang.

Meski Jabir memukulnya dengan keras dengan tongkat, unta itu enggan mempercepat langkahnya. Kala Rasulullah SAW mengetahui unta Jabir yang terlampau pelan untuk mengikuti rombongan, Rasulullah SAW menghampirinya seraya menanyakan apa yang sedang terjadi. "Ada apa Jabir?" tanya Nabi SAW. Bersambung.

Baca juga:

Kisah Jabir Ibn Abdullah dan Kedermawanan Nabi SAW (1)

Kisah Jabir Ibn Abdullah dan Kedermawanan Nabi SAW (2)

Kisah Jabir Ibn Abdullah dan Kedermawanan Nabi SAW (4)

Kisah Jabir Ibn Abdullah dan Kedermawanan Nabi SAW (5-Habis)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA