Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Bertemu Taliban, Turki Desak Pemerintahan Inklusif

Jumat 15 Oct 2021 09:12 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Christiyaningsih

 Migran Afghanistan duduk di pedesaan di Tatvan, di Provinsi Bitlis, Turki timur, Rabu, 18 Agustus 2021. Turki menegaskan pentingnya inklusivitas pemerintah untuk persatuan Afghanistan.

Migran Afghanistan duduk di pedesaan di Tatvan, di Provinsi Bitlis, Turki timur, Rabu, 18 Agustus 2021. Turki menegaskan pentingnya inklusivitas pemerintah untuk persatuan Afghanistan.

Foto: AP/Emrah Gurel
Turki menegaskan pentingnya inklusivitas pemerintah untuk persatuan Afghanistan

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA - Turki menegaskan kembali pentingnya inklusivitas pemerintah untuk persatuan Afghanistan kepada Taliban, Kamis (14/10) waktu setempat. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu setelah pertemuan dengan penjabat Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan di Ankara.

"Kami sekali lagi menjelaskan pentingnya memasukkan orang-orang dari semua kelompok etnis dan agama, selain Taliban, dalam pemerintahan. Terutama di masa-masa sulit ini, penting dalam hal membangun persatuan dan solidaritas di dalam negeri," kata Cavusoglu seperti dikutip laman Anadolu Agency, Jumat (15/10).

Baca Juga

Muttaqi memimpin delegasi Taliban untuk kunjungan resmi ke Turki guna membahas masalah bilateral serta kerja sama tentang masa depan Afghanistan. Ini adalah kontak tingkat tinggi pertama antara Turki dan pemerintahan baru di Afghanistan setelah Taliban mengambil alih kekuasaan pada 15 Agustus.

Cavusoglu menunjukkan Yayasan Maarif Turki memiliki 14 sekolah perempuan di Afghanistan. "Mereka (delegasi Taliban) juga mengatakan hari ini bahwa semua perempuan, terutama di bidang kesehatan, telah kembali ke pekerjaannya," katanya.

Menurut Cavusoglu, pejabat Taliban telah berjanji untuk memberikan dukungan penuh kepada pengungsi Afghanistan yang mencari kembali ke negaranya dari Turki. Selain itu, keduanya juga membahas kemungkinan langkah-langkah untuk mencegah masuknya migrasi di masa mendatang.

Cavusoglu mencatat para pejabat tinggi dari Kementerian Pertahanan Nasional Turki, Kementerian Dalam Negeri, dan Organisasi Intelijen Nasional juga menghadiri pertemuan dengan para pejabat Taliban. Dia juga menggarisbawahi delegasi Taliban menyampaikan permintaan ke Turki dalam pertemuan itu, terutama tentang bantuan kemanusiaan dan investasi lanjutan di Afghanistan.

Bulan lalu, Cavusoglu mengatakan Turki telah berkontribusi pada upaya stabilisasi dan pembangunan di Afghanistan. Itu termasuk pendidikan anak perempuan dan pemberdayaan perempuan sejak tahun 1920-an. Dia menegaskan Ankara terus memberikan bantuan kemanusiaan melalui Bulan Sabit Merah Turki.

sumber : https://www.aa.com.tr/en/politics/in-talks-with-taliban-turkey-underlines-need-for-inclusive-afghan-government/2392381
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA