Thursday, 24 Jumadil Akhir 1443 / 27 January 2022

Thursday, 24 Jumadil Akhir 1443 / 27 January 2022

Malaysia Berikan Vaksin Ketiga Secara Gratis

Kamis 14 Oct 2021 22:50 WIB

Red: Ani Nursalikah

Malaysia Berikan Vaksin Ketiga Secara Gratis. Seorang pria pribumi suku Mahmeri yang berkostum karakter Tok Naning menerima dosis vaksin Covid-19 di Banting, dekat Kuala Lumpur, Malaysia, 15 Agustus 2021. Malaysia mencatat 20.670 kasus baru Covid-19 pada 14 Agustus, membawa total kumulatif menjadi 1.384.353 kasus.

Malaysia Berikan Vaksin Ketiga Secara Gratis. Seorang pria pribumi suku Mahmeri yang berkostum karakter Tok Naning menerima dosis vaksin Covid-19 di Banting, dekat Kuala Lumpur, Malaysia, 15 Agustus 2021. Malaysia mencatat 20.670 kasus baru Covid-19 pada 14 Agustus, membawa total kumulatif menjadi 1.384.353 kasus.

Foto: EPA-EFE/AHMAD YUSNI
Vaksin ketiga akan diberi pada warga berusia 60 tahun ke atas dan nakes.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) akan memberikan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster (penguat) pada kelompok penerima pertama secara gratis.

Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan suntikan vaksin tersebut akan diberikan pada para warga berusia 60 tahun ke atas dan tenaga kesehatan penerima dosis lengkap sekurang-kurangnya enam bulan lalu.

Baca Juga

"Individu yang layak akan diumumkan melalui MySejahtera, manakala individu tanpa aplikasi tersebut bakal diberi tahu melalui layanan sms atau panggilan telepon oleh Pusat Pemberian Vaksin (PPV)," katanya, Kamis (14/10).

Pemberian vaksin booster gratis itu melanjutkan Program Imunisasi Covid-19 Kebangsaan (PICK) untuk memastikan tempo perlindungan optimal diperoleh penerima vaksin Covid-19 di Malaysia. "Dosis booster diberikan kepada seseorang yang sebelumnya mendapat perlindungan mencukupi setelah vaksinasi lengkap, namun perlindungan itu berkurang dari waktu ke waktu," katanya.

Khairy mengatakan pemberian vaksin akan akan dilakukan klinik swasta di bawah ProtectHealth Corporation Sdn Bhd. "Tenaga kesehatan swasta boleh mendapatkan dosis booster tergantung kepada persetujuan Dinas Kesehatan Provinsi," katanya.

Dia mengatakan kemudahan juga diberikan kepada Angkatan Tentera Malaysia (ATM) untuk mendapatkan dosis booster tersebut. "Pemberian dosis ketiga ini akan melibatkan penerima dosis lengkap vaksin Comirnaty produksi Pfizer BioNTech, yang mana individu tersebut bakal diberikan jenis vaksin yang sama," katanya.

Dia menegaskan hanya vaksin Comirnaty yang mendapatkan izin bersyarat oleh Pihak Berkuasa Pengawalan Narkoba (PBKD) pada 8 Oktober. "KKM merancang memulai kajian pemberian dosis booster bagi jenis vaksin lainyang akan dilaksanakan di Sarawak pada November dan bakal diperluaskan ke negeri lain setelah mendapat izin Komite Etika Penyelidikan Pengobatan (MREC)," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA