Lima Emas Tersedia pada Hari Terakhir Catur PON Papua

Irene Kharisma Sukandar (tengah).
Irene Kharisma Sukandar (tengah).
Foto: Foto : PB PON XX PAPUA / Setiyo SC

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Lima medali emas dari nomor catur standar diperebutkan pada hari terakhir pelaksanaan pertandingan cabang olahraga catur Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Swiss Bell Hotel Merauke, Rabu (13/10). Lima emas yang diperebutkan tersebut masing-masing pada kategori catur standar beregu terbuka, beregu putri, perorangan terbuka, perorangan putri, dan perorangan terbatas (veteran). 

Peraih medali emas akan ditentukan dalam dua babak terakhir setelah sebelumnya menyelesaikan tujuh babak dalam pertandingan yang memakai sistem round robin tersebut. Di nomor beregu persaingan perebutan medali emas masih ketat. 

Baca Juga

Untuk kategori beregu standar tim Jawa Barat dan Kalimantan Tengah yang sama-sama memimpin dengan 12 poin paling berpeluang merengkuh medali emas. Namun dengan pertandingan masih tersisa dua babak Tim Jawa Timur dan tuan rumah Papua yang sama-sama mengumpulkan poin 11 juga masih berpeluang menggeser Jabar dan Kalteng dari posisi puncak.

Pada dua babak terakhir, Jawa Barat yang diperkuat GM Susanto Megaranto akan berhadapan dengan Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara. Kalteng yang mengandalkan pecatur senior IM Ivan Situru ditantang Riau dan Nusa Tenggara Barat.

Di Kategori beregu putri, Jawa Barat sementara memimpin dengan 11 poin dari empat kemenangan dan tiga hasil imbang. Pada dua babak terakhir, IM Medina Warda Aulia dkk. akan menghadapi Kalimantan Tengah dan Lampung.Papua yang mengumpulkan 10 poin akan menjadi pesaing Jabar dalam perebutan emas kategori beregu putri. Tim tuan rumah akan menghadapi Bali dan Sumatera Selatan pada dua babak terakhir.

Sementara itu di nomor perorangan putri, pecatur Jawa Barat IM Irene Kharisma Sukandar memimpin di puncak klasemen dengan mengumpulkan 6,0 poin, hasil dari lima kemenangan dan dua kali remis. Irene unggul 1,0 poin dari saingan terdekatnya WIM Chelsie Monica Sihite yang membukukan 5,0 poin dari tiga kemenangan dan empat kali remis.

Tempat ketiga diduduki WFM Regina Desyari Putri dari Kalimantan Tengah dan WCM Theodora Walukow yang sama-sama mengumpulkan 4,5 poin. Dengan hasil tersebut, Irene berpeluang besar untuk meraih medali emas nomor catur standar setelah hanya meraih perak di nomor catur kilat dan catur cepat. Adapun dua medali emas nomor itu diborong Chelsie.

Dalam dua babak sisa catur standar, Irena akan menghadapi dua pecatur yang di atas kertas masih di bawah kemampuan Irene, yakni Linarti Putungan dari Sulawesi Utara dan pecatur tuan rumah Papua WNM Ivana Lasama.

Sementara itu, di kategori catur standar terbuka, pecatur Daerah Istimewa Yogyakarta NM Kahfi Maulana memimpin dengan 6,0 poin. Ia dibuntuti secara ketat dengan selisih 0,5 poin oleh IM Yoseph Theollifus Taher yang mewakili Papua dan pecatur Jawa Barat FM Arif Abdul Hafiz yang mengumpulkan 5,0 poin.

Di kategori catur standar terbatas (veteran), unggulan pertama GM Cerdas Barus berpeluang merengkuh medali emas keduanya. Pecatur asal Kabupaten Karo Sumatera Utara ini sementara memimpin dengan 6,0 poin, sama dengan poin yang dimiliki FM Syarif Mahmud dari DKI Jakarta, disusul Danny Juswanto dari Banten yang membukukan 5,0 poin.

Baca juga : Satgas Ungkap Penyebab Munculnya Kasus Covid-19 di PON Papua

 

Komentar

Terkait


Atlet Papua Arnoldus Gawai Kai menggigit medali usai menang dalam final lempar cakram PON Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (13/10/2021). Arnoldus meraih medali emas, sementara atlet Sumatera Utara Hardodi Sihombing meraih medali perak dan atlet Jawa Tengah Galih Yoga meraih medali perunggu.

Arnoldus Gawai Kai Raih Emas Lempar Cakram PON XX Papua

Supervisor Subsatgas Prokes Kabupaten Mimika Atmound Fire memberikan masker kepada siswi SMPN 5 Timika, Senin (11/10).

Satgas Prokes PON XX Dukung PTM Aman Covid di Mimika

Atlet terjun payung Lampung melakukan penerjunan dari atas pesawat CN 235-100 M pada pertandíngan babak ke tujuh kelas kerja sama antar parasut PON Papua di Kabupaten Mimika, Papua, Senin (11/10/2021).

Terjun Payung PON Papua Pecahkan Rekor Nasional

Pebulu tangkis tunggal putri Bali Komang Ayu Cahya Dewi berpose saat Upacara Penghormatan Pemenang final Bulu Tangkis Tunggal Putri PON Papua di GOR Waringin Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Rabu (13/10/2021). Saifi Riska Nurhidayah menyabet medali emas, sementara medali perak diraih Komang Ayu Cahya Dewi dan Gabriela Meilani Moningka dan Sri Fatmawati masing-masing meraih medali perunggu.

Pebulu Tangkis Jabar Saifi Riska Raih Emas Tunggal Putri

Kenshi Sumatra Barat Ari Pramanto (kedua kiri) menerima medali emas Kempo nomor randori perorangan putra kelas 70 Kg di GOR STT GIDI Sentani, Rabu (13/10)..

Kenshi Ari Pramanto Raih Emas Pertama Setelah Tiga Edisi PON

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

[email protected] (Marketing)

Ikuti

× Image