Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Inti dari Seluruh Hadist Menurut Imam As-Syibli

Sabtu 02 Oct 2021 19:31 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Muhammad Hafil

Inti dari Seluruh Hadist Menurut Imam As-Syibli. Foto:   Ulama hadits (ilustrasi)

Inti dari Seluruh Hadist Menurut Imam As-Syibli. Foto: Ulama hadits (ilustrasi)

Foto: Blogspot.com
Imam As-Syibli telah membaca ribuan hadits.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Imam Ghazali dalam kitabnya Ayyuhal Walad menyebutkan salah satu nasihat penting yang dikatakan oleh tokoh makrifat, Dalfu bin Jahdar Asy Syibli atau Imam As-Syibli. Nasihat yang bersumber dari ajaran Nabi yang bahkan dijelaskan menjadi salah satu inti dari seluruh hadist.

As-Syibli berkata:

Baca Juga

“Aku telah membaca empat ribu buah hadist, kemudian aku pilih daripada bilangan itu sebuah hadis yang benar-benar aku amalkan dan aku tinggalkan yang lain daripadanya. Kerana aku telah memperhatikan hadist yang aku pilih ini dan aku telah mendapati di dalamnya ada keselamatanku, kesejahteraanku dan telah terkandung di dalamnya segala ilmu Awwalin (ilmu orang-orang yang dahulu) dan ilmu Akhirin (ilmu orang-orang yang kemudian),” jelasnya.

Menurutnya, seseorang sudah cukup dalam hidupnya jika bisa mengamalkan hadist ini. Hadist tersebut adalah sebagai berikut:

 اعمل لدنياك بقدر مقامك فيها واعمل لاخرتك بقدر بقائك فيها واعمل لله بقدر حاجتك اليه واعمل للنار بقدر صبرك عليها

Artinya: “Bekerjalah untuk duniamu sekadar mana engkau akan tinggal di dalamnya. Dan beramallah untuk akhiratmu sekadar mana engkau akan berada di sana. Dan beramallah karena Allah ta’ala, sekadar mana engkau berhajat kepada-Nya. Dan buatlah amalan yang akan memasukkan engkau ke dalam api neraka, sekadar mana engkau sabar menahan siksaannya.”

Kemudian Imam Ghazali menuturkan, hadist ini adalah ilmu yang sudah menukupi untuk menjalani kehidupan dan menjadi nasihat terbaik seorang hamba Allah SWT. “Wahai anakku yang tercinta, apabila engkau mengetahui hadist ini maka sebenarnya engkau sudah tidak perlu lagi kepada ilmu yang banyak,” katanya. 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA