Monday, 28 Zulqaidah 1443 / 27 June 2022

Top 5 News: Ustadz Ditembak, Cek Gula Darah dari Ketiak

Kamis 23 Sep 2021 10:01 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Tangkapan layar saat terjadinya penyerangan terhadap Ustadz Chaniago yang sedang berceramah di Batam.

Tangkapan layar saat terjadinya penyerangan terhadap Ustadz Chaniago yang sedang berceramah di Batam.

Foto: Tangkapan layar akun youtube: Warna Dakwah
Penyerangan sejumlah ustadz di berbagai daerah menjadi sorotan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus penyerangan ulama di sejumlah wilayah Indonesia tak berhenti-henti. Dalam beberapa hari terakhir terjadi penyerangan terhadap ustadz, yakni di Kota Tangerang, Provinsi Banten, dan Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Dalam penyerangan di Tangerang, seorang ustadz ditembak oleh orang tak dikenal. Sedangkan di Batam, seorang ustadz yang tengah berceramah di masjid diserang oleh seorang pria.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Jaidi meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap ustadz. Permintaan Kiai Jaidi itu menjadi berita terpopuler kedua di daftar top 5 news Republika.co.id sepanjang Rabu (22/9).

Sementara yang merajai klasemen top 5 news datang dari berita kesehatan, yakni tentang tanda gula darah tinggi yang bisa terlihat dari ketiak. Selain dua berita itu, berita soal Brigjen Junior Tumilaar masih menempati lima besar berita terpopuler di Republika.co.id sepanjang 24 jam terakhir.

Berikut daftar top 5 news Republika.co.id pada Rabu, 22 September 2021:

1. Tanda Gula Darah Tinggi Bisa Terlihat dari Ketiak

JAKARTA -- Salah satu pendorong tingkat gula darah melonjak adalah obesitas. Penderita diabetes jarang menunjukkan gejala luka, itulah sebabnya kondisi ini sering dianggap jinak. Namun, jika tidak diobati, diabetes meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular.

American Diabetes Association (ADA) mengatakan satu tanda di leher dan ketiak bisa menjadi tanda peringatan kadar gula darah tinggi yang berbahaya. Diabetes tipe 2, yang biasanya berkembang sekitar usia paruh baya, lebih sering terjadi pada individu yang kelebihan berat badan yang tubuhnya berhenti merespons insulin.

American Diabetes Association (ADA) mengatakan satu tanda di leher dan ketiak bisa menjadi tanda peringatan kadar gula darah tinggi yang berbahaya. (ilustrasi).

Regulasi insulin yang tidak normal ini menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang signifikan, yang meningkatkan risiko serangan jantung, kebutaan, dan masalah ginjal. Tipe 2 ini dapat terjadi pada tahap kehidupan yang berbeda dan untuk sejumlah alasan yang berbeda.

Dilansir di laman Everyday Health, tanda-tanda awal bahwa kadar gula tidak terkendali mungkin muncul di sekitar leher dan ketiak. ADA memperingatkan bahwa ketika kadar gula darah tinggi secara tidak normal, area tebal kulit dapat terbentuk di bagian belakang leher atau tangan, ketiak, wajah, atau area lainnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA