Monday, 2 Jumadil Awwal 1443 / 06 December 2021

Monday, 2 Jumadil Awwal 1443 / 06 December 2021

Suami Istri Saling Melengkapi dan Sama di Sisi Allah SWT

Selasa 21 Sep 2021 05:15 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

Suami Istri Saling Melengkapi dan Sama di Sisi Allah SWT

Suami Istri Saling Melengkapi dan Sama di Sisi Allah SWT

Foto: republika
Suami istri layaknya pilot dan ko-pilot dalam sebuah penerbangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pilot dan ko-pilot dalam penerbangan sama halnya dengan suami dan istri dalam rumah tangga. Keduanya saling melengkapi dan sama di sisi Allah SWT. Masing-masing memiliki hak dan kewajiban.

Dilansir di About Islam, pilot dan ko-pilot terbaik adalah mereka yang bekerja sama secara harmonis sebagai sebuah tim. Mereka berdua saling membutuhkan dan tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa dukungan pasangannya.

Baca Juga

"Jika Anda memvisualisasikan anak-anak mereka sebagai penumpang, maka tanggung jawab mereka adalah memastikan mereka semua memiliki penerbangan yang aman dan menyenangkan sampai mereka mencapai tujuan akhir mereka," kata Tarek Ezzat, dilansir di About Islam.

"Seperti proyek, organisasi, atau komunitas apa pun, harus ada pemimpin yang jelas, dan garis komando harus diketahui dan dihormati agar semua dapat bekerja secara harmonis," katanya.

Allah (SWT) berfirman di dalam Alquran tentang pasangan menikah: "Laki-laki (suami) bertanggung jawab atas perempuan (istri) karena Allah telah melebihkan mereka (suami) atas sebagian yang lain dan karena mereka (suami) telah memberikan nafkah (untuk pemeliharaan) dari hartanya..." (QS An-Nisa ayat 34)

Jadi menafkahi keluarga dan menutupi pengeluarannya adalah tugas utama suami, bukan istri. Ini tidak berarti seorang istri tidak dapat berkontribusi pada pengeluaran keluarga jika dia mau dan mampu, tetapi itu bukan tanggung jawab utamanya.

Sebagai imbalannya, lanjut Ezzat, Allah SWT memberi suami satu derajat dalam tanggung jawab dan otoritas di atas istri, sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Baqarah: "Dan mereka (istri) mempunyai hak seimbang dengan kewajibannya menurut ara yang patut. Tetapi para suami memiliki kelebihan di atas mereka (dalam tanggung jawab dan otoritas). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. Al-Baqarah ayat 228).

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA