Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Pengamat Ingatkan Aksi Balas Dendam Jamaah Islamiyah

Ahad 12 Sep 2021 20:15 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Aparat diimbau waspadai aksi balas dendam Jamaah Islamiyah. Terorisme (ilustrasi)

Aparat diimbau waspadai aksi balas dendam Jamaah Islamiyah. Terorisme (ilustrasi)

Foto: republika
Aparat diimbau waspadai aksi balas dendam Jamaah Islamiyah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Pengamat Intelijen dan Terorisme dari Universitas Indonesia (UI), Ridlwan Habib, mengkhawatirkan penangkapan tokoh senior Jamaah Islamiyah (JI) Thoriqudin alias Abu Rusydan bisa memicu aksi balasan dari kelompok tersebut.

"Tokoh senior ini banyak murid onlinenya yang dalam istilah kontraterorisme disebut 'lone wolf'," kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Ahad (12/9). 

Baca Juga

Dia mengatakan jika memang benar polisi menangkap T alias AR di Bekasi beberapa waktu lalu berarti hal tersebut penangkapan yang sangat serius karena Abu Rusydan terkenal di kelompoknya.

Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap Thoriqudin alias Abu Rusydan di Bekasi beberapa lalu. 

Abu Rusydan adalah tokoh senior JI yang selama ini berkeliling Indonesia menjadi penceramah dan motivator agama.

Oleh karena itu, dia mengingatkan aparat keamanan agar semakin memperkuat penjagaan dan lebih meningkatkan kewaspadaan.

"Kelompok Neo JI walaupun tidak pernah menyerang sejak 2009 tapi masih punya orang-orang militan yang punya keahlian berbahaya," ujar Ridlwan.

Selain itu, Polri perlu memblokir situs dan portal yang masih memuat ceramah-ceramah Abu Rusydan. Penangkapan Abu Rusydan membuktikan bahwa deradikalisasi belum sukses mengubah orang.

"Selama belasan tahun Abu Rusydan bebas tanpa ada keberhasilan pemerintah menundukkan ideologinya," ujarnya.

Abu Rusydan adalah alumni Pelatihan Militer Mujahidin Afghanistan angkatan kedua tahun 1990. 

Dia diketahui berlatih di Kamp Sadda Pakistan dan sempat berinteraksi langsung dengan Osama Bin Laden. Setelah peristiwa Bom Bali pertama pada 2002, Abu Rusydan ditangkap polisi dengan dakwaan menyembunyikan tersangka Mukhlas. 

Setelah bebas, Abu Rusydan berdakwah keliling Indonesia dan terkenal di YouTube, kata dia.Hingga saat ini jika mencari kata kunci Abu Rusydan di YouTube ada banyak sekali dokumentasi ceramahnya. Salah satu yang cukup viral adalah ceramah Abu Rusydan soal Pancasila bukan Islam.    

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA