Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

Kepri Gelar 'Ngamen Budaya' untuk Pulihkan Ekonomi

Sabtu 11 Sep 2021 07:47 WIB

Red: Didi Purwadi

Ilustrasi UMKM. Acara Ngamen Budaya melibatkan para seniman, insan pariwisata, host/MC, perhotelan dan termasuk UMKM.

Ilustrasi UMKM. Acara Ngamen Budaya melibatkan para seniman, insan pariwisata, host/MC, perhotelan dan termasuk UMKM.

Foto: ANTARA/Anis Efizudin/aww.
Ngamen Budaya melibatkan seniman, insan pariwisata, host/MC, perhotelan dan UMKM.

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar acara 'Ngamen Budaya' untuk pemulihan ekonomi dan pemberdayaan insan budaya serta pariwisata. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar, Jumat, mengatakan event ini menyasar enam mal.

Sebanyak lima mal di Kota Batam dan satu mal di Kota Tanjungpinang.Pihaknya memilih Batam dan Tanjungpinang, karena dua daerah itu aktivitas mobilitas pariwisata masyarakat sangat tinggi.

"Kegiatan ini sudah masuk pekan ketiga. Pekan depan di mal TCC Tanjungpinang," kata Buralimar.

Buralimar menjelaskan Ngamen Budaya ini melibatkan para seniman, insan pariwisata, host/MC, perhotelan dan UMKM. Berbagai kegiatan dilaksanakan, mulai dari atraksi seni dan budaya, bernyanyi, lomba fashion show hingga membuat tumpeng.

"Dengan adanya kegiatan ini, para seniman dan insan pariwisata dapat job walau tak maksimal. Di sisi lain aktivitas ekonomi di sektor rill seperti UMKM tetap hidup di tengah pandemi Covid-19," ujar Buralimar.

Menurut Buralimar kegiatan Ngamen Budaya ini sengaja digelar di mal guna memancing pengunjung datang sehingga mal tetap beroperasi. Sebab, dampak pandemi memicu pusat perbelanjaan itu mati suri karena pembatasan mobilitas orang atau pengunjung. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA