Thursday, 8 Zulhijjah 1443 / 07 July 2022

Ashraf Ghani Bantah Bawa Jutaan Dolar Saat Melarikan Diri

Kamis 09 Sep 2021 17:02 WIB

Red: Christiyaningsih

Ashraf Ghani mengatakan pergi adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan Kabul.

Ashraf Ghani mengatakan pergi adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan Kabul.

Ashraf Ghani mengatakan pergi adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan Kabul

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL - Mantan Presiden Ashraf Ghani pada Rabu membantah klaim yang mengatakan bahwa dia melarikan diri dari Afghanistan dengan jutaan dolar. Ghani, yang berlindung di Uni Emirat Arab, mengeluarkan menyatakan penyesalannya karena pergi tanpa memastikan stabilitas dan kemakmuran di Afghanistan.

“Dengan penyesalan yang mendalam bahwa bagian saya berakhir dengan tragedi yang sama dengan pendahulu saya – tanpa memastikan stabilitas dan kemakmuran,” ungkap dia.

Baca Juga

Ghani menambahkan bahwa tidak pernah berniat untuk meninggalkan rakyat. “Saya meminta maaf kepada warga Afghanistan karena saya tidak dapat mengakhirinya secara berbeda,” ujar dia.

Mantan presiden itu menekankan bahwa dia disarankan untuk meninggalkan Kabul setelah Taliban secara tak terduga memasuki kota pada 15 Agustus. “Saya pergi atas desakan keamanan istana yang menasihati saya bahwa untuk tetap mengambil risiko memicu pertempuran jalanan yang sama mengerikan yang dialami kota itu selama Perang Saudara tahun 1990-an,” kata dia.

Ghani mengatakan itu adalah keputusan paling sulit dalam hidupnya, tetapi merupakan satu-satunya cara untuk membungkam senjata dan menyelamatkan Kabul beserta 6 juta warganya. Dia berjanji untuk menjelaskan lebih banyak peristiwa yang mengarah pada kepergiannya di masa depan.

Ghani menolak tuduhan tak berdasar bahwa dia melarikan diri dari Kabul dengan jutaan dolar milik rakyat Afghanistan. “Tuduhan ini sepenuhnya dan pasti salah. Korupsi adalah wabah yang melumpuhkan negara kita selama beberapa dekade dan memerangi korupsi telah menjadi fokus utama dari upaya saya sebagai presiden. Saya mewarisi monster yang tidak bisa dengan mudah atau cepat dikalahkan,” tegas dia.

Mantan presiden mengatakan dia dan istrinya, yang berasal dari Lebanon, selalu teliti dalam mengelola keuangan pribadi. “Saya telah mengumumkan secara terbuka semua aset saya. Warisan keluarga istri saya juga telah diungkapkan dan tetap terdaftar di negara asalnya di Lebanon,” ungkap dia.

Ghani menambahkan bahwa dia akan menyambut audit resmi atau penyelidikan keuangan di bawah naungan PBB atau badan independen lain yang sesuai. Menekankan perlunya dialog untuk menentukan masa depan Afghanistan, dia mengatakan Tradisi Jirga dan Syura Afghanistan sangat egaliter dan partisipatif sehingga dapat memberikan platform untuk hasil damai bagi negara yang bergerak maju.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA