Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Taliban Bubarkan Demonstran yang Sudutkan Pakistan di Kabul

Selasa 07 Sep 2021 21:03 WIB

Red: Teguh Firmansyah

 Pasukan Taliban.

Pasukan Taliban.

Foto: EPA-EFE/STRINGER
Demonstran menilai Pakistan telah mengintervensi urusan dalam negeri Afghanistan.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Otoritas Taliban di Kabul membubarkan aksi demonstran yang menyudutkan Pakistan. Al Arabiya mengutip laporan AFP menyebut Taliban telah melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan demonstran.

Dalam video yang dibagikan oleh jurnalis lokal di media sosial, para demonstran terlihat menggelar demonstrai di luar Kedutaan Pakistan. Sekitar 70 orang orang, kebanyakan wanita mengikut aksi unjuk rasa itu.

Baca Juga

Jargon-jargon yang disampaikan dalam demonstrasi menyudutkan Pakistan yang dianggap telah membantu Taliban. CNN-News18 melaporkan militer Pakistan membantu Taliban dalam pertempuran di Lembah Panjshir.

Sebelumnya Taliban mengumumkan telah menguasai Provinsi Panjshir, benteng terakhir gerakan anti-Taliban National Resistance Front (NRF) yang dipimpin Massoud. Putra dari pahlawan melawan penjajah Uni Soviet, Ahmad Shah Massoud.

Pemimpin kelompok anti-Taliban, National Resistance Front of Afghanistan (NRF) Ahmad Massoud merilis rekaman audio yang diunggah di media sosial. Ia mengajak masyarakat Afghanistan untuk menggelar pemberontakan nasional'.

"Kami meminta saudara-saudara dan saudari-saudari, di mana pun kalian berada dan dengan kapasitas apa pun yang kalain miliki, bangkit dan lawan perbudakan dan pemaksaan masa depan Afghanistan," kata Massoud seperti dikutip Al Arabiya, Selasa (7/9).

Dalam rekaman audio tersebut Massoud juga menuduh Taliban menggunakan 'tentara bayaran asing' tapi ia tidak menyebutkan nama negaranya. Para pengunjuk rasa juga meneriakan 'kematian untuk Pakistan.'

AS sudah lama menuduh Pakistan mendukung Taliban, tuduhan yang dibantah Islamabad. Kepala badan intelijen Pakistan Letnan Jenderal Faiz Hameed terbang ke Kabul pada Sabtu (4/9) lalu.

Tidak diketahui agendanya di sana tapi pada awal pekan ini pejabat senior Pakistan mengatakan Hameed yang memimpin Badan Intelijen Pakistan (ISI) dapat membantu Taliban mengorganisir ulang militer Afghanistan.

Media-media kawasan melaporkan sumber yang tak disebutkan namanya mengatakan Pakistan memberikan bantuan udara ke Taliban untuk menyerang pasukan pemberontak di Panjshir.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA