Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Tarif Tes Usap Antigen di Pelabuhan Tanjungpinang Rp 85 Ribu

Jumat 03 Sep 2021 23:26 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Warga sedang  menjalani tes usap antigen Covid-19. (ilustrasi)

Warga sedang menjalani tes usap antigen Covid-19. (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Penurunan tarif turun dari Rp 125 ribu menjadi Rp 85 ribu.

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Tarif tes usap antigen di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, turun dari Rp 125 ribu menjadi Rp 85 ribu terhitung Kamis (2/9) 2021. "Turun Rp 40 ribu untuk sekali tes usap antigen," kata Asisten Manajer Pelindo I Tanjungpinang Raja Junjungan Nasution, Jumat (3/9).

Menurutnya penurunan harga tersebut merupakan kebijakan Kimia Farma selaku penyedia layanan tes usap antigen di Pelabuhan SBP Tanjungpinang. Selain itu, menindak lanjuti surat edaran Kementerian Kesehatan RI, bahwa batas ambang tertinggi biaya tes usap antigen khusus Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp 99 ribu. "Sementara di luar Pulau Jawa-Bali sebesar Rp 109 ribu," ujarnya.

Dia berharap penurunan harga tes usap antigen dapat meringankan beban masyarakat atau calon penumpang pelabuhan SBP yang selama ini mengeluh keberatan terhadap biaya tes kesehatan Covid-19 sebagai syarat perjalanan antarpulau tersebut. "Mudah-mudahan kebijakan ini dapat mendongkrak kembali jumlah penumpang Pelabuhan SBP," ucapnya.

Seorang penumpang pelabuhan SBP Tanjungpinang Yudi mengapresiasi keputusan pemerintah menurunkan harga tes usap antigen karena dapat mengurangi biaya pengeluaran keberangkatan antarpulau. Dia yang seorang pekerja swasta itu harus bolak-balik menyeberangi Tanjungpinang-Batam karena alasan pekerjaan.

"Bayangkan dalam sekali berangkat, sebelumnya saya harus mengeluarkan sekitar Rp 200 ribu untuk biaya antigen dan tiket kapal. Kalau sekarang biaya antigen sudah turun, paling tidak dapat mengurangi beban pengeluaran," ucap Yudi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA