Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

Seluruh Sekolah di Bengkulu Sudah Gelar PTM

Kamis 02 Sep 2021 13:16 WIB

Red: Ani Nursalikah

Seluruh Sekolah di Bengkulu Sudah Gelar PTM. Sejumlah siswa megikuti belajar tatap muka di Bengkulu.

Seluruh Sekolah di Bengkulu Sudah Gelar PTM. Sejumlah siswa megikuti belajar tatap muka di Bengkulu.

Foto: Antara/David Muharmansyah
Siswa yang sakit tidak diizinkan mengikuti PTM.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Bengkulu Eri Yulian Hidayat menyebutkan seluruh sekolah telah melaksanakan pembelajaran tatap muka secara langsung di sekolah sejak Senin (30/8).

"Sampai saat ini seluruh sekolah dianjurkan tatap muka karena situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Bengkulu menurun," kata Eri, Kamis (2/9).

Baca Juga

Ia mengatakan seluruh sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan proses pembelajaran diikuti 50 persen dari total siswa. Jika siswa merasa sakit walaupun hanya sekadar batuk, maka siswa tersebut tidak diizinkan mengikuti kegiatan sekolah tatap muka.

Jumlah siswa yang mengikuti tatap muka tergantung dengan peraturan sekolah masing-masing. Peraturan sekolah bervariasi seperti menggunakan sistem kelas, sistem ganjil genap dan lainnya. Hingga saat ini proses pembelajaran tatap muka tidak ada hambatan.

Seluruh guru telah divaksinasi dan program vaksin bagi siswa juga akan segera lakukan bagi siswa yang berusia di atas 17 tahun. Eri berharap kegiatan belajar tatap muka dapat diikuti seluruh siswa secara bergantian.

Baca juga : Disdik Tangerang Masih Tunggu Izin Gubernur untuk Gelar PTM

"Pembelajaran tatap muka dan daring sangat berbeda. Padahal yang diperlukan di sekolah adalah pendidikan karakter jika kegiatan belajar tidak secara tatap muka bagaimana mau memberikan pelajaran tentang sosial dan lainnya," ujarnya.

Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Kota Bengkulu Paidi menjelaskan sekolahnya mengikuti uji coba sekolah tatap muka sejak Senin lalu. Siswa dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok A dan kelompok B.

Siswa diminta menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. "Dan siswa diwajibkan datang ke sekolah dalam keadaan sehat tanpa ada keluhan apa pun," katanya.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA