Saturday, 20 Syawwal 1443 / 21 May 2022

Nabi SAW Melaknat Kuburan Orang Saleh Dijadikan Masjid

Kamis 02 Sep 2021 09:29 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah

Nabi SAW Melaknat Kuburan Orang Saleh Dijadikan Masjid. Pengunjung berziarah di depan makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar as Siddiq, dan Umar bin Kattab di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Senin (6/5/2019).

Nabi SAW Melaknat Kuburan Orang Saleh Dijadikan Masjid. Pengunjung berziarah di depan makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar as Siddiq, dan Umar bin Kattab di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Senin (6/5/2019).

Foto: Antara/Aji Styawan
Allah melarang menjadikan kuburan sebagai masjid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nabi melaknat siapa saja yang menjadikan kuburan para Nabi dan orang-orang saleh sebagai masjid meskipun sholat pada tempat tersebut dikerjakan untuk Allah. Maka, bagaimana lagi dengan orang yang menjadikan kuburan-kuburan tersebut sebagai berhala yang disembah selain Allah? 

Dikutip dari buku Ad-Daa wad Dawaa karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, Disebutkan dalam ash-Shahihain (Bukhari dan Muslim) dari Nabi SAW bahwasanya beliau bersabda: 

Baca Juga

عن الله اليهود والنصارى اتخذوا قبور أنبيائهم مساجد

"Allah melaknat orang-orang Yahudi dan Nasrani karena telah menjadikan kuburan para Nabi mereka sebagai masjid."

Diriwayatkan dalam ash-Shahih, dari Nabi, beliau bersabda: 

إنَّ مِن شِرَارِ النَّاسِ مَن تُدرِكُهُمُ السَّاعَةُ وهُمْ أَحياءٌ والَّذين يتَّخِذونَ القُبورَ مَساجَدَ

"Sesungguhnya di antara seburuk-buruk manusia adalah mereka yang masih hidup ketika terjadinya hari Kiamat dan orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid".

Diriwayatkan pula dalam ash-Shahih (Muslim) dari Nabi, bahwasanya beliau bersabda: 

 إنَّ من كان قبلكم كانوا يتخذون قبور مساجد، ألا فلا تتخذوا القبور مساجد فإني أنهاكم عن ذلك

"Sungguh, orang-orang sebelum kalian menjadikan kubur sebagai masjid. Ingatlah, jangan kalian menjadikan kuburan sebagai masjid, karena aku melarang kalian dari hal itu."

Dalam Musnad Imam Ahmad dan Shahih Ibnu Hibban, disebutkan dari Nabi SAW beliau bersabda: 

 لَعَنَ الله زوّارات القبور، والمُتَّخذين عليها المساجد والسُّرُج

"Allah melaknat para wanita yang sering berziarah kubur; serta orang-orang yang membuat masjid dan lentera di atas kuburan."

Abdurrazzaq dan Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan sebuah hadits, dari Zaid bin Aslam, bahwa Nabi bersabda: 

اشتَدَّ غَضبُ اللهِ على قَومٍ اتَّخَذوا قُبورَ أنبيائِهم مَساجِدَ

"Bertambah besar murka Allah kepada kaum yang menjadikan kuburan-kuburan Nabi mereka sebagai masjid."

Beliau pun bersabda: "Sebagian orang sebelum kalian, jika ada laki-laki yang saleh dari kalangan mereka meninggal dunia, maka mereka membangun masjid di atas kuburannya dan membuat gambar-gambar orang saleh di dalamnya. Merekalah seburuk-buruk makhluk di sisi Allah pada hari Kiamat" (HR Bukhari dan Muslim).

Begitulah keadaan orang yang sujud kepada Allah dalam masjid yang dibangun di atas kuburan, maka bagaimana pula dengan kondisi orang yang sujud kepada kuburan itu sendiri? Padahal, Nabi SAW bersabda: "Ya Allah, janganlah Engkau menjadikan kuburanku sebagai berhala yang disembah".

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA