Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Saudi Luncurkan Program Ambisius Bangkitkan Teater Sekolah

Selasa 31 Aug 2021 11:38 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah

Saudi Luncurkan Program Ambisius Bangkitkan Teater Sekolah

Saudi Luncurkan Program Ambisius Bangkitkan Teater Sekolah

Foto: www.freepik.com
Kegiatan ini bertujuan menemukan bakat lokal.

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Gerakan teater Arab Saudi mengalami percepatan yang luar biasa melalui program pelatihan ambisius yang diberikan kepada guru dan siswa. Program ini diharapkan dapat segera membantu mengangkat tirai warisan negara yang kaya.

Dilansir di Arab News, Selasa (31/8), Pusat Kebudayaan Dunia King Abdulaziz, Ithra telah menyelesaikan program 'Teater di Sekolah'. Program ini yang menargetkan 40 guru Provinsi Timur.

Baca Juga

Program percontohan ini dijalankan bekerja sama dengan dinas pendidikan daerah. Diluncurkannya gerakan ini bertujuan meningkatkan minat terhadap seni teater melalui kursus yang mudah diakses, inovatif dan menyenangkan.

Kursus-kursus tersebut berfokus pada pengembangan, kreativitas dan inspirasi untuk masa depan, serta mempersiapkan masyarakat Saudi agar terbiasa dengan ruang belajar teater khusus. Pihak terkait memiliki tujuan mendukung 800 guru sekolah menengah di masa depan, agar memasukkan drama dan teater ke dalam sistem pendidikan publik.

Program yang berjalan selama empat minggu ini menawarkan kursus pelatihan daring yang menargetkan guru sekolah menengah di seluruh negeri. Pelatihan virtual dan praktis ini bekerja sama dengan Institut Seni Drama Nasional dan Akademi Seni Pertunjukan Sharjah, dimana peserta dibekali dengan pengetahuan dan pengalaman dalam seni maupun teknik teater.

Program 'Teater di Sekolah' ini juga mencakup diskusi panel dan lokakarya khusus yang mempertemukan orang-orang yang tertarik dengan teater untuk berbagi ide, pengalaman, minat, dan aspirasi mereka.

Beberapa lokakarya dihadirkan, termasuk pengenalan akting, pertunjukan dan produksi audio, pengenalan gerakan dan penampilan fisik, serta pengenalan mendongeng. Program lain juga diberikan untuk mengembangkan bakat seni dan menyediakan ruang kreatif-inovatif untuk menikmati seni pertunjukan.

Para guru yang berpartisipasi diharapkan mulai melatih siswa mereka selama 10 minggu ke depan, untuk membuat produksi sekolah mereka, mulai Rabu (1/9). Para guru juga diharap mempersiapkan mereka untuk kompetisi tingkat nasional pada November, untuk mengevaluasi semua program teater yang diproduksi oleh siswa.

Enam drama terbaik, tiga dari sekolah perempuan dan tiga dari sekolah laki-laki, akan diarahkan dan dipamerkan di Ithra pada Januari 2022.

Aktor Saudi, Mohammed Al-Zahrani, mengatakan gerakan teater di Kerajaan Saudi saat ini menyaksikan perkembangan yang akan membuahkan hasil dalam waktu dekat.

"Kami memiliki begitu banyak bakat di berbagai bidang, tidak terkecuali di teater. Pria dan wanita muda berbakat ini hanya membutuhkan seseorang untuk membantu mereka dan membuka pintu agar menghasilkan karya teater yang hebat," kata dia.

Otoritas Teater dan Seni Pertunjukan Saudi telah meluncurkan program pelatihan lanjutan kedua tentang akting dan penyutradaraan. Kegiatan ini bertujuan menemukan bakat lokal dan membangun alat maupun keterampilan profesional.

Pihak berwenang mengatakan kegiatan ini akan berlanjut di Perpustakaan Umum Raja Abdul Aziz di Riyadh selama 10 hari, dengan partisipasi 50 peserta pelatihan yang dipilih dari lebih dari 150 pelamar. Para pelamar dipilih berdasarkan pengalaman mereka sebelumnya dalam pertunjukan dan akting, serta pengetahuan mereka tentang bahasa Inggris.

Program ini akan menghadirkan dua lokakarya, mencakup pelatihan profesional untuk mengembangkan kinerja orang-orang berbakat di bidang teater dan penyutradaraan. 

https://www.arabnews.com/node/1919981/saudi-arabia

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA