Senin 30 Aug 2021 07:27 WIB

Sandiaga Uno Dorong Inovasi Rendang dan Fesyen UMKM Padang

Adaptasi, inovasi hingga kolaborasi perlu dilakukan dalam upaya pemulihan ekonomi.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Gita Amanda
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (ketiga kiri) melihat kuliner yang ditawarkan peserta Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Kampung Minang Nagari Sumpu, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (28/8/2021). Nagari Sumpu menjadi desa wisata terakhir di Sumbar yang masuk 50 besar ADWI 2021 dan dikunjungi Menparekraf sekaligus penilaian ke babak selanjutnya.
Foto: Antara/Iggoy el Fitra
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (ketiga kiri) melihat kuliner yang ditawarkan peserta Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Kampung Minang Nagari Sumpu, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (28/8/2021). Nagari Sumpu menjadi desa wisata terakhir di Sumbar yang masuk 50 besar ADWI 2021 dan dikunjungi Menparekraf sekaligus penilaian ke babak selanjutnya.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, mengatakan adaptasi, inovasi dan kolaborasi dalam upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) harus dilakukan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Menurut Sandi, langkah tersebut diyakini mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat di tengah pandemi covid-19.

Optimisme tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno di Hotel Truntum, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Ahad (29/8) lalu. Salah satu langkah inovasi tersebut dijelaskan Sandiaga Uno adalah program Kabupaten Kota Kreatif (KaTa Kreatif) hasil kolaborasi Pemerintah Daerah (Pemda) dengan Kemenparekraf.

Baca Juga

Lewat program pelatihan dan pendampingan itu, dirinya meyakini sektor parekraf di Indonesia, khususnya Kota Padang, Sumatera Barat dapat pulih dan bangkit kembali. "Hari ini kita kick off program KaTa Kreatif-Kabupaten Kota Kreatif untuk mendorong inovasi dan entrepreneurship untuk menciptakan peluang di tengah pandemi dengan tentunya mengadopsi protokol kesehatan, untuk menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga Uno.

Sandi menyebut pemerintah ingin Padang yang menjadi ikon kuliner Indonesia. Ia berharap PPKM bisa terus ditekan levelnya agar pariwisata dan ekonomi kreatif dapat bangkit kembali.

Sandi mengatakan tantangan pengembangan UMKM di Kota Padang adalah digitalisasi.

Aspek tersebut dipastikannya akan terus didorong Kemenparekraf guna meningkatkan kualitas dan nilai jual produk ekonomi kreatif yang dihasilkan masyarakat.

"Tantangannya adalah digitalisasi. Digitalisasi ini akan kita pacu dan kita tingkatkan keragaman dan nilai tambah dari produk-produk ekonomi kreatif," ucap Sandiaga Uno.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement