Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

10 Peralatan Militer Canggih AS yang Diambil Alih Taliban

Sabtu 28 Aug 2021 05:00 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Christiyaningsih

Pejuang Taliban mengibarkan bendera mereka saat berpatroli di Kabul, Afghanistan, Kamis, 19 Agustus 2021.

Pejuang Taliban mengibarkan bendera mereka saat berpatroli di Kabul, Afghanistan, Kamis, 19 Agustus 2021.

Foto: AP/Rahmat Gul
Taliban diperkirakan mengambil alih mulai dari pesawat hingga kendaraan lapis baja

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Peralatan militer canggih milik tentara Amerika Serikat (AS) senilai jutaan dolar AS jatuh ke tangan kelompok Taliban setelah berhasil menduduki sejumlah kota dan istana kepresidenan Afghanistan. Padahal, awalnya seluruh peralatan tersebut diprioritaskan untuk memperkuat pasukan keamanan Afghanistan sebelum diambil alih oleh Taliban.

Berikut rincian 10 peralatan militer teratas serta kemampuan masing-masing dilansir dari laman TRT World, mulai dari pesawat hingga kendaraan lapis baja yang diperkirakan telah dirampas oleh Taliban:

Baca Juga

1. A-29 Super Tucano

Pesawat serang ringan ini diperkirakan memiliki nilai sekitar 20 juta hingga 30 juta dolar AS. Menurut kontraktor pertahanan Amerika, Sierra Nevada Corporation, harga ini relatif rendah dibandingkan dengan pesawat tempur lainnya pada tingkat yang sama.

Pesawat ini dapat membawa senjata dalam skala luas dan dirancang untuk pengendalian kerusuhan, dukungan udara jarak dekat, dan misi pengintaian di lingkungan dengan tingkat bahaya rendah. Setidaknya satu Super Tucano diketahui disita di Bandara Internasional Mazar-i-Sharif Afghanistan.

2. UH-60 Black Hawk

Merupakan transportasi militer dan helikopter serang. Jenis ini adalah salah satu helikopter paling mahal dengan biaya 5,9 juta dolar AS.

Sistem canggihnya memfasilitasi pilot untuk mengidentifikasi target statis dengan senapan tembak dan rudal yang dirancang dengan laser. Alat ini juga dapat mengukur jarak yang dibutuhkan pilot untuk mencapai target selama operasi siang dan malam dengan akurasi yang tajam bahkan dari jarak jauh.

Black Hawk diambil alih Taliban segera setelah menduduki Kandahar pada 12 Agustus. Kandahar adalah kota terbesar kedua di Afghanistan di mana AS memiliki salah satu pangkalan militer utamanya yang berisi berbagai peralatan substansial.

3. Drone militer mini ScanEagle

Sebuah pesawat tanpa awak (UAV) yang memenuhi misi trinitas intelijen, pengawasan dan pengintaian (ISR) selama layanan eksklusif, operasi pengawalan sementara berkewajiban untuk melindungi data yang aman dan mengumpulkan bukti suara dan video nirkabel yang cepat. UAV dapat memberikan pandangan luas selama lebih dari 24 jam dengan kecepatan tinggi. Setiap sistem menelan biaya sekitar 3,2 juta dolar AS.

4. MD-530F

Sebuah helikopter serang ringan yang mampu meningkatkan penyergapan, pengawalan bersenjata, dan serangan udara jarak dekat. Jenis ini adalah helikopter militer multiguna dengan biaya lebih dari 2,4 juta dolar AS dan berfungsi untuk operasi taktis dan transportasi.

Kekuatan lepas landas helikopter yang cepat membedakannya dari pesawat militer lainnya sehingga memberikan serangan yang efektif dan strategis selama operasi udara ofensif. Taliban dilaporkan telah merebut setidaknya satu MD-530.

5. Kendaraan tahan ranjau (MRAP)

MRAP adalah kendaraan lapis baja untuk segala medan perang yang memberikan perlindungan efektif terhadap ranjau darat dan penyergapan. Kendaraan ini memiliki harga berkisar antara 500 ribu -1 juta dolar AS. MRAP dapat memberikan pengiriman yang aman bahkan di daerah konflik yang intens dan dirancang untuk melindungi personel dan penumpang dari bom pinggir jalan yang dapat meledak.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA