Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

CDC: Keampuhan Vaksin Turun di Tengah Dominasi Delta

Kamis 26 Aug 2021 22:47 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Perawat pasien Covid-19 di Mount Sinai Hospital, New York, Amerika Serikat menunjukkan kegembiraannya usai menerima vaksin Covid-19. Di tengah dominasi varian delta, keampuhan vaksin Covid-19 tampak turun.

Perawat pasien Covid-19 di Mount Sinai Hospital, New York, Amerika Serikat menunjukkan kegembiraannya usai menerima vaksin Covid-19. Di tengah dominasi varian delta, keampuhan vaksin Covid-19 tampak turun.

Foto: EPA-EFE/JUSTIN LANE
Meski begitu, CDC mengungkap vaksin Covid-19 dapat cegah keparahan penyakit.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Keampuhan vaksin Covid-19 yang digunakan di Amerika Serikat menurun dari 91 persen menjadi 66 persen di tengah dominasi varian delta yang sangat menular. Temuan itu berasal dari hasil studi Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) yang diterbitkan Selasa.

"Walaupun kami melihat perlindungan vaksin Covid-19 terhadap varian delta menurun, itu masih penurunan dua pertiga dari risiko," kata Ashley Fowlkes, penulis utama studi itu, kepada CNN.

Baca Juga

Menurut Fowlkes, vaksin masih "sangat kuat". Apalagi, dalam mencegah keparahan penyakit, termasuk risiko rawat inap dan kematian.

"Namun, kami juga masih ingin meneruskan pemakaian masker sedikit lebih lama," kata ahli epidemiologi di Tanggap Darurat Covid-19 CDC tersebut.

sumber : Antara, Xinhua
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA