Kemenhub-Dinkes Vaksinasi Ratusan Warga di Terminal Sukabumi

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Andi Nur Aminah

Kondisi vaksinasi di Terminal Tipe A Sukabumi kerjasama Kementerian Perhubungan dan Dinkes Kota Sukabumi, Kamis (26/8)
Kondisi vaksinasi di Terminal Tipe A Sukabumi kerjasama Kementerian Perhubungan dan Dinkes Kota Sukabumi, Kamis (26/8) | Foto: Republika/Riga Nurul Iman

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggeber pelaksanaan vaksinasi untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19. Di mana melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, menggelar kegiatan vaksinasi dosis pertama dan kedua di Terminal Tipe A Sukabumi, Kamis (26/8).

"Kegiatan ini salah satu upaya kemenhub tindaklanjuti arahan presiden, terkait percepatan pelaksanaan vaksinasi dengan target lebih cepat dan banyak warga tervaksin," ujar Kepala Bagian Kepegawaian Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Dadan M Ramdhan kepada wartawan di Sukabumi. Ia mengatakan Ditjen Perhubungan Darat melaksanakan vaksinasi di 13 terminal dan sebanyak 13.800 orang sudah divaksin dan di pelabuhan penyeberangan bekerjasama dengan mainir tervaksin sebanyak 6.918 orang.

Baca Juga

Vaksinasi ini kata Dadan, akan dilakukan terus sesuai arahan presiden agar terbentuk herd immunity. Target di Terminal Sukabumi sekitar 500 orang warga mendapatkan vaksin dan sasaranya adalah tidak hanya masyarakat transportasi tapi masyarakat umum serta bukan hanya vaksin pertama tapi dosis kedua.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IX Provinsi Jawa Barat, Denny Michels Adlan menambahkan, target vaksinasi adalah para pelaku transportasi di antaranya pengemudi bus, ojek online, ojek pangkalan, pengemudi angkot dan warga sekitar terminal. Jumlah vaksin yang ditargetkan sekitar 1.000 dosis vaksin guna mendukung program pemerintah pusat dalam percepatan pemberian vaksin.

Di Jawa Barat juga telah melaksanakan kegiatan vaksinasi sebelumnya di tiga Terminal di antaranya Terminal Guntur Melati Garut, Terminal Indihiang Tasikmalaya dan Terminal Leuwipanjang Bandung dengan pemberian dosis pertama dan kedua sejumlah 4.542. Jangkauan vaksinasi di berbagai Kota/Kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Barat akan terus diperluas agar dapat tersebar ke seluruh masyarakat.

Langkah Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Darat ungkap Denny, dalam menumbuhkan herd immunity dan menjadi satu solusi dalam menanggapi pandemi Covid-19. Selain sebagai herd immunity juga saat ini sebagai salah satu syarat dalam melakukan perjalanan dan kegiatan lainnya.

Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 guna terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok, vaksinasi door to door pun mulai berjalan bekerjasama dengan berbagai organisasi dan elemen masyarakat. Kepala Terminal Tipe A Sukabumi Yukky Rahmat Yunus menerangkan, vaksinasi di terminal ini bisa untuk dosis ke satu dan kedua kerjasama dengan Dinkes yang memberikan pelayanan vaksinasi.

"Digelar sejak pukul 08.00 WIB, vaksinasi ini diikuti pengguna jasa transportasi bus, sopir bus dan keluarga serta warga sekitar teminal," cetus Yukky. Hal ini menunjukkan animo warga ikut vaksinasi tinggi.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi Lulis Delawati menambahkan, vaksinasi ini bekerjasama dengan Terminal tipe A Sukabumi Kemenhub dengan sasaran 400 orang. Dengan dua jenis vaksin Sinovac dan Astra-Zeneca.

Terkait


Bogor Mulai Vaksinasi Ibu Hamil dengan Moderna

Kejar Herd Immunity, 400 Disabilitas Bogor Divaksinasi

Vaksin Moderna Disebut Minim Peminat di Indramayu

Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Ribuan Ibu Hamil di Kalteng Mendapat Vaksin Covid-19

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image