PPKM Turun Level, Kota Bandung Izinkan Resepsi dan PTM

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Friska Yolandha

Para Kru dan panitia menggunakan alat pelindung diri (APD) saat simulasi penerapan protokol kesehatan resepsi pernikahan di HIS Kologdam Grand Ballroam, Jalan Aceh Kota Bandung, Ahad (28/6). Pemerintah menurunkan status kewaspadaan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung dari level 4 menjadi level 3. Dengan penurunan tersebut, sejumlah kegiatan mendapatkan pelonggaran, termasuk resepsi pernikahan dan sekolah tatap muka.
Para Kru dan panitia menggunakan alat pelindung diri (APD) saat simulasi penerapan protokol kesehatan resepsi pernikahan di HIS Kologdam Grand Ballroam, Jalan Aceh Kota Bandung, Ahad (28/6). Pemerintah menurunkan status kewaspadaan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung dari level 4 menjadi level 3. Dengan penurunan tersebut, sejumlah kegiatan mendapatkan pelonggaran, termasuk resepsi pernikahan dan sekolah tatap muka. | Foto: Edi Yusuf/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah menurunkan status kewaspadaan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung dari level 4 menjadi level 3. Dengan penurunan tersebut, sejumlah kegiatan mendapatkan pelonggaran, termasuk resepsi pernikahan dan sekolah tatap muka.

Penurunan level kewaspadaan ini merujuk pada intruksi Mendagri tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada level 4, level 3 dan level 2 yang dikeluarkan pada Senin (23/8). Pada peraturan tersebut, kebijakan pelonggaran atau relaksasi terbaru yang diperbolehkan yaitu pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas maksimal 50 persen. Resepsi pernikahan diperbolehkan dengan undangan maksimal 20 orang dan tanpa mengadakan makan di tempat.

Baca Juga

Kegiatan olahraga di ruang terbuka diperbolehkan dengan persyaratan tidak boleh mengundang kerumunan. Aktivitas pusat perbelanjaan, mal dan toko modern diperbolehkan dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengaku bersyukur Kota Bandung telah berubah level dari level 4 ke level 3. Ia akan melakukan kajian terkait diperbolehkan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) maupun kegiatan lainnya seperti resepsi pernikahan dan lainnya.

"Alhamdulillah, harus bersyukur. Tanda bersyukur kita tidak euforia. Saya tetap mengimbau warga Mang Oded tetap hati-hati," ujarnya saat meninjau pengolahan sampah mandiri di RW 08, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Selasa (24/8).

Ia mengungkapkan akan melakukan kajian secara komperhensif menyangkut rencana diperbolehkan PTM. Termasuk akan terlebih dahulu mengkaji kebijakan pemerintah pusat dan disesuaikan dengan kondisi masyarakat di Kota Bandung.

"Saya sampaikan kemarin bahwa untuk menghadirkan regulasi PTM ini harus komperhensif. Kita harus melihat dari berbagai aspek artinya beri kesempatan mang Oded melihat perkembangan yang ada karena membuat perwal harus seperti apa regulasi dari pusat," katanya.

Oded memahami bahwa masyarakat maupun orang tua siswa menginginkan pembelajaran tatap muka segera diselenggarakan. Sebab pembelajaran saat ini tidak hanya harus dilakukan secara daring terus menerus.

"Semua mengharapkan PTM cepat dilaksanakan karena kalau anak belajar daring terus. Kan belajar tidak hanya menjadi pintar tapi mengedukasi menjadi anak soleh, bertemu guru lebih cepat. Daring hungkul pintar aja," katanya.

Pusat data dan informasi Covid-19 Kota Bandung melansir hingga Senin (23/8) kemarin total kumulatif kasus mencapai 41.032 dengan kasus harian sebanyak 230 kasus. Kasus konfirmasi aktif 2.103, kasus konfirmasi sembuh 37.552 dan kasus meninggal dunia 1.377 orang.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Terkait


PPKM Level 3, Kota Bandung Izinkan Resepsi Pernikahan

Menkeu: Varian Delta Picu Perlambatan Ekonomi

Epidemiolog: Jangan Kebablasan karena Level PPKM Turun

Pengamat: PTM dengan Sistem Campuran Daring dan Luring

Vaksinasi Remaja di Bandung Capai 30 Ribu Orang

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image