Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Erdogan: Turki tak Mau Jadi Penampungan Migran Afghanistan

Jumat 20 Aug 2021 08:55 WIB

Red: Nur Aini

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Foto: Turkish Presidency via AP
Erdogan mendesak negara Eropa ikut tanggung jawab atas migran Afghanistan

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Presiden Tayyip Erdogan pada Kamis (19/8) mendesak negara-negara Eropa agar mengambil tanggung jawab atas migran Afghanistan. Erdogan menambahkan bahwa Turki tidak berniat menjadi "unit penampungan migran Eropa" di tengah kekacauan negara itu setelah pengambilalihan oleh Taliban.

Sejak Taliban memasuki Kabul selama akhir pekan, adegan-adegan kerusuhan terjadi saat ribuan orang berupaya untuk kabur. Muncul ketakutan akan terulangnya penafsiran hukum Islam yang diberlakukan selama pemerintahan Taliban sebelumnya, yang berakhir 20 tahun lalu. Ribuan orang juga menyeberang masuk ke Turki dalam beberapa pekan terakhir, saat Taliban menyapu Afghanistan dalam perjalanan menuju Ibu Kota Kabul.

Baca Juga

Berbicara usai rapat kabinet, Erdogan mengatakan Eropa perlu memikul tanggung jawab atas warga Afghanistan yang melarikan diri dari negaranya. Presiden juga menambahkan bahwa Ankara telah mengambil tindakan di sepanjang perbatasannya dengan Iran - rute utama bagi migran Afghanistan untuk masuk ke Turki. Menurut Erdogan, Turki bisa terlibat dalam pembicaraan dengan pemerintahan baru yang akan dibentuk Taliban untuk membahas "agenda bersama kami."

Baca juga : Erdogan: Tujuan Utama Turki di Afghanistan Demi Keamanan

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA