Kamis 19 Aug 2021 06:43 WIB

Pimpinan DPRD Kawal Pembagian Sembako di Surabaya

Paket sembako yang dibagikan kepada warga itu berasal dari hasil gotong royong.

Petugas Satpol PP membawa paket bantuan sembako untuk dibagikan kepada warga di salah satu kampung di kawasan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/8/2021). Forkopimda Kota Surabaya menyalurkan 10.000 paket bantuan sembako yang merupakan hasil gotong royong warga Surabaya kepada penerima bantuan untuk meringankan beban ekonomi mereka di masa pandemi COVID-19.
Foto: Antara/Didik Suhartono
Petugas Satpol PP membawa paket bantuan sembako untuk dibagikan kepada warga di salah satu kampung di kawasan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/8/2021). Forkopimda Kota Surabaya menyalurkan 10.000 paket bantuan sembako yang merupakan hasil gotong royong warga Surabaya kepada penerima bantuan untuk meringankan beban ekonomi mereka di masa pandemi COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA -- Pimpinan DPRD Kota Surabaya mengawal pembagian secara serentak bantuan paket sembako dari para pemangku kepentingankepada warga terdampak COVID-19 di 31 kecamatan di ibu kota Provinsi Jawa Timur itu, Rabu (18/8).

"Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga di saat pandemi," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat membagikan paket sembako kepada warga di kawasan Tenggilis Mejoyo, KotaSurabaya.

Setelah mengikuti kegiatan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara simbolis memberangkatkan pembagian bantuan 10 ribu sembako secara virtual dari halaman Balai Kota Surabaya, Laila langsung membagikan sembako kepada warga di kawasan Tambaksari. "Setelah itu, saya langsung geser menuju dapil (daerah pemilihan) saya di Tenggilis Mejoyo untuk membagikan sembako," ujarnya.

Saat di Tenggilis Mejoyo, ia membagikan sembako bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Supomo, anggota DPRD Surabaya Herlina, camat, kapolsek, dan danramil setempat.

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono yang turut serta dalam kegiatan penyaluran sembako ini memberikan respons positif. Ia berpendapat bahwa keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan pembagian sembako ini menunjukkan sikap gotong royong dan kebersamaan warga di Surabaya.

Apalagi, kata dia, paket sembako yang dibagikan kepada warga itu berasal dari hasil gotong royong semua elemen yang ada di "Kota Pahlawan" itu.

Dengan begitu, ia optimistis bahwa zona kuning yang ditargetkan Wali Kota Surabaya dalam satu bulan itu bisa tercapai.

Salah satu penerima bantuan sembako adalah Sumarno, warga Tambaksari. Pria berusia 72 tahun yang bekerjasebagai tukang becak itu mengaku bersyukur telah menerima bantuan tersebut. Apalagi, katanya, di tengah pandemi ini pendapatan yang diperolehnya dalam setiap hari juga tidak menentu.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement