Saturday, 20 Syawwal 1443 / 21 May 2022

Alami Gangguan Mental, Lil Wayne Pernah Coba Bunuh Diri

Rabu 18 Aug 2021 06:05 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah

Lil Wayne pernah mencoba bunuh diri saat usianya 12 tahun.

Lil Wayne pernah mencoba bunuh diri saat usianya 12 tahun.

Foto: ameyawdebrah.com
Lil Wayne pernah mencoba bunuh diri saat usianya 12 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rapper asal AS, Lil Wayne, berbagi tentang perjuangannya dengan kesehatan mental saat masih belia. Wayne bahkan pernah melakukan percobaan bunuh diri pada usia 12 tahun.

Hal itu dia ungkap dalam sebuah wawancara bersama mantan bintang, NFL Emmanuel Acho, dalam serial YouTube Acho Uncomfortable Conversations. Wayne berharap, kisah hidup ini bisa mendorong publik semakin peduli kepada mereka yang berniat bunuh diri, begitupun bagi mereka yang sedang mengalami gangguan mental untuk tidak ragu meminta bantuan.

Baca Juga

"Saya berharap cerita saya dapat membantu orang lain di luar sana yang berurusan dengan masalah kesehatan mental,” kata Wayne seperti dilansir dari NME, Selasa (17/8).

Wayne mengaku pertama kali menyadari kesehatan mentalnya menjadi tidak stabil sekitar usia 10 tahun, yang akhirnya berkembang menjadi ide bunuh diri. Dia ingat bahwa titik terendah saat itu terjadi setelah perseteruannya dengan sang ibu, ketika ibunya merendahkan ambisi Wayne yang ingin menjadi rapper bahkan mengancam akan membuang folder materinya.

“Saat itu yang ada di pikiranku adalah menelepon polisi dan mengambil pistol milik Ibu. Saya tahu ibu menyimpan pistol itu di kamarnya. Jadi saya pergi ke sana, mengambil pistol,” kata Wayne.

Menurut Wayne, dia awalnya mengarahkan pistol itu ke pelipisnya, namun karena takut, dia malah menembak ke arah dada. Wayne langsung tidak sadarkan diri, dan beruntungnya tak lama kemudian ada sheriff yang datang ke rumahnya.

“Saya memanggil sheriff itu Paman Bob, karena dia menyelamatkanku. Aku ingat dia berkata ‘kami tidak akan mati’ kepadaku,” kata Wayne.

Tumbuh dewasa, kata Wayne, dia kemudian berjuang untuk mengartikulasikan perjuangannya dengan kesehatan mental, terutama dikelilingi oleh orang-orang yang tidak memahami beratnya topik tersebut.

"Anda tidak punya siapa-siapa untuk curhat. Kamu tidak bisa membawanya ke teman-temanmu di sekolah. Kamu tidak mencoba memberitahu mereka bahwa Anda memiliki sesuatu yang terjadi di rumah,” jelas dia.

Baca juga  : Anies Bangun dan Resmikan Kampung Akuarium yang Digusur Ahok

Wayne juga membahas dampak kepopuleran terhadap kesehatan mentalnya. Dia juga mengaku telah berjuang dengan gangguan kesepian.

“Misalnya ketika saya kembali ke bus tour, dan meninggalkan keramaian, saya berpikir apakah ada yang benar-benar peduli? Apakah aku penting?” kata dia,

Untuk mengurangi rasa cemas dan kesepiannya, Wayne mengaku mulai rutin berdoa setidaknya dua kali dalam sehari. Dan berdoa, kata dia, sangat berdampak signifikan dalam meningkatkan kesehatan mental.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA