Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

Angka Keterisian RS di Kabupaten Tangerang Turun 40 Persen

Jumat 13 Aug 2021 23:05 WIB

Red: Andri Saubani

Seorang tenaga kesehatan dengan pakaian pelindung diri lengkap berjalan di ruangan pemeriksaan COVID-19 di rumah sakit rujukan COVID-19 RSUD Kabupaten Tangerang, Banten. (ilustrasi)

Seorang tenaga kesehatan dengan pakaian pelindung diri lengkap berjalan di ruangan pemeriksaan COVID-19 di rumah sakit rujukan COVID-19 RSUD Kabupaten Tangerang, Banten. (ilustrasi)

Foto: Antara/Fauzan
Penurunan terjadi di ruang perawatan maupun di ruang emergency khusus pasien Covid.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) pasien terkonfirmasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang, Banten sejak awal Agustus terus mengalami penurunan hingga 40 persen. Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi (HPI) RSUD Kabupaten Tangerang Hilwani, mengatakan, pada awal Agustus 2021, tingkat hunian ruang perawatan (tempat tidur) pasien Covid-19 cenderung mengalami penurunan.

"Penurunan itu, baik di ruang perawatan maupun di ruang emergency khusus pasien Covid-19 mencapai 30-40 persen," kata Hilwani, Jumat (13/8).

Baca Juga

Hilwani menjelaskan, penurunan keterisian tempat tidur tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti banyaknya masyarakat yang telah menerima vaksin hingga kebijakan pemerintah melakukan pembatasan. Sehingga berpengaruh pada penurunan hunian di rumah sakit.

"Sekarang sudah banyak masyarakat yang menerima vaksin Covid-19, jadi kekebalan tubuhnya meningkat," ujarnya.

Hilwani mengatakan, BOR yang tersedia di RSUD Kabupaten Tangerang saat ini sebanyak 164, yang terdiri atas ruangan Intensive Care Unit (ICU) dan tempat Isolasi, serta 41 ruang emergency.

"Ruang emergency yang tadinya hanya 20 ruangan sekarang ada 41 ruangan, untuk ruang rawat inap, termasuk ICU Covid-19, dan isolasi berjumlah 164 ruangan," ungkapnya.

Dia menambahkan, saat ini tak hanya terjadi penurunan keterisian tempat tidur, tapi juga ada penurunan angka kematian pasien Covid-19 yang dirawat di RS rujukan Kabupaten Tangerang hingga mencapai 50 persen. "Kalau untuk kasus kematian saat ini juga ada penurunan sampai 50 persen, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 70 persen," tambahnya.

Hilwani menuturkan, dengan adanya penurunan kasus pasien Covid-19, masyarakat diharapkan terus waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan serta menaati anjuran pemerintah. "Saya berharap masyarakat tetap jaga protokol kesehatan, jangan sampai lengah serta ikut sukseskan program vaksinasi yang saat ini sedang berlangsung," kata dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, hingga Jumat (13/8), total pasien konfirmasi positif Covid-19 di daerah itu sebanyak 24.471 kasus. Sedangkan pasien yang menjalani perawatan sebanyak 310 orang, pasien yang dinyatakan sembuh 22.493 orang, meninggal dunia 372 orang, dan pasien isolasi sebanyak 1.296 orang.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA