Jumat 13 Aug 2021 06:58 WIB

Kurikulum OBE, Teknik Sipil UMM Raih Akreditasi Baik Sekali

Pada proses peningkatan akreditasi, terdapat empat aspek yang dinilai oleh BAN-PT.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Hiru Muhammad
Salah satu aktivitas mahasiswa Prodi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Foto: dok. Humas UMM
Salah satu aktivitas mahasiswa Prodi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG--Program Studi (Prodi) Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendapatkan akreditasi Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Peningkatan akreditasi ini diperoleh pada Rabu (4/8) lalu.

Kepala Prodi Teknik Sipil, Rofikatul Karimah mengatakan, sebelum mendapat akreditasi Baik Sekali, prodinya hanya berakreditasi B. Akreditasi ini sebenarnya masih berlaku sampai 13 Oktober mendatang. Namun Prodi Teknik Sipil memutuskan untuk mengajukan koversi lebih awal kepada BAN-PT."Alhamdulillah pengajuan kita diterima dan berhasil mendapatkan akreditasi Baik Sekali,” kata dosen kelahiran Madura tersebut.

Pada proses peningkatan akreditasi, terdapat empat aspek yang dinilai oleh BAN-PT. Pertama, aspek tenaga pengajar yang dimiliki terutama jumlah Dosen Tetap Program Studi (DTPS) yang ada di Teknik Sipil. Kemudian ada juga penilaian dari aspek kurikulum, bagaimana Teknik Sipil UMM menyusun dan menjalankan kurikulumnya. 

Ketiga, penilaian terkait capaian pembelajaran mahasiswa. "Terakhir, ada pula penilaian dari segi jaminan mutu yang dimiliki oleh Teknik Sipil UMM," katanya, Kamis (12/8).

Menurut Rofi, kurikulum yang digunakan dalam pembelajaran di Prodi Teknil Sipil adalah sistem Outcome Based Education (OBE). Sistem ini menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran secara inovatif, interaktif, dan efektif. Dengan demikian, akan melahirkan mahasiswa dan lulusan yang bisa memberikan solusi di tengah permasalahan.

Prodinya juga telah mempersiapkan kelas unggulan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) untuk Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Harapannya, mereka bisa lebih memahami bagaimana penggunaan PLTMH untuk memberikan manfaat bagi warga sekitar.

Selanjutnya, Teknik Sipil UMM akan fokus pada kegiatan-kegiatan untuk menyiapkan program akreditasi internasional dan akreditasi unggulan yang tersedia. Rofi juga mengatakan, keberhasilan prodinya meraih hasil akreditasi ini  berkat kerja keras semua dosen, karyawan, dan mahasiswa. Kolaborisi dan sinergitas semua pihak menjadi kunci keberhasilan tersebut.  “Semoga Teknik Sipil UMM bisa terus berkembang dan senantiasa mengembangkan diri sehingga mampu menjadi Prodi yang lebih baik lagi,” kata dia menambahkan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement