Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

Tangis Abu Bakar dan Umar Saat Baca dan Dengar Alquran

Ahad 08 Aug 2021 23:41 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Nashih Nashrullah

Abu Bakar dan Umar bin Khattab menangis saat dengar dan baca Alquran. Unsur penciptaan manusia menurut Alquran (ilustrasi)

Abu Bakar dan Umar bin Khattab menangis saat dengar dan baca Alquran. Unsur penciptaan manusia menurut Alquran (ilustrasi)

Foto: republika
Abu Bakar dan Umar bin Khattab menangis saat dengar dan baca Alquran

REPUBLIKA.CO.ID, — Allah SWT menciptakan setiap orang untuk menangis dan tertawa. Tidak semua menangis karena apa yang ditimpakan kepadanya. Tangisan sahabat saat mendengar atau ketika membaca Alquran ini menjadi buktinya. 

Para sahabat dikenal sering menangis ketika membaca Alquran. Satu ketika Abdullah bin Masud bercerita, Nabi Muhammad SAW bersabda kepadaku, "Bacakan suatu ayat Alquran.

Baca Juga

"Wahai Rasulullah, bagaimana mungkin saya membacakan ayat untuk engkau, sedangkan ayat ini diturunkan kepada engkau," tanya Abdullah bin Masud. "Aku suka mendengarkannya dari orang lain," jelas Rasulullah.

Maka Abdullah bin Masud membacakan surat An Nisa ayat 41. "Dan bagaimana (keadaan orang kafir nanti) jika kami mendatangkan seorang saksi (rasul) dari tiap umat dan kami mendatangkan engkau (Muhammad) sebagai saksi atas mereka." Nabi Muhammad SAW bersabda,"Cukup sampai di sini saja." Lalu Abdullah bin Masud melihat Rasulullah menangis mencucurkan air mata. (HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Nasai, dan Thabrani. 

Imam An Nawawi berkata: "Menangis ketika membaca Alquran adalah atribut orang yang berpengetahuan, dan simbol orang-orang yang saleh. Dalam surat Maryam ayat 58 disebutkan: 

 ۚ إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُ الرَّحْمَٰنِ خَرُّوا سُجَّدًا وَبُكِيًّا ۩

Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Mahapengasih kepada mereka, maka mereka tunduk sujud dan menangis.”” 

Abu Bakar Ash Shiddiq juga merupakan sahabat Nabi yang tidak bisa menahan tangis  ketika membaca Alquran. 

عن أم المؤمنين عائشة رضي الله عنها قالت:" كان أبو بكر رجلًا بكَّاءً، لا يملِكُ عينيه إذا قرأ القرآن"؛ متفق عليه.

Aisyah RA, dia berkata, "Abu Bakar adalah seorang pria yang menangis yang tidak bisa menahan matanya ketika dia membaca Alquran.” 

Demikian juga Umar bin Khattab yang sholat subuh berjamaah. Beliau membaca surat Yusuf, lalu beliau menangis hingga mengalir air matanya sampai tenggorokan. 

عن عبدالله بن شداد رضي الله عنه قال: "سمِعتُ نشيج عمر وأنا في آخر الصَّفِّ في صلاة الصبح، وهو يقرأ: ﴿ إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ ﴾ [يوسف: 86]"؛ أخرجه ابن أبي شيبة في المصنف.

Dari Abdullah bin Syaddad RA, dia berkata, "Saya mendengar isak tangis Umar ketika saya berada di akhir baris dalam sholat Subuh, ketika dia membaca, "Saya hanya mengeluh tentang kesusahan saya dan kesedihan saya kepada Allah.” (QS Yusuf 86).n Ratna Ajeng Tejomukti

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA