Saturday, 17 Rabiul Awwal 1443 / 23 October 2021

Saturday, 17 Rabiul Awwal 1443 / 23 October 2021

AS Pertimbangkan Wajib Vaksin Bagi Pengunjung Masuk

Kamis 05 Aug 2021 11:08 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Teguh Firmansyah

Di depan bendera Amerika, perawat Lillian Wirpsza, kiri, memberikan vaksin COVID-19 kepada Shylee Stewart, perawat persalinan dan persalinan di Rumah Sakit Universitas George Washington, Senin, 14 Desember 2020 di Washington.

Di depan bendera Amerika, perawat Lillian Wirpsza, kiri, memberikan vaksin COVID-19 kepada Shylee Stewart, perawat persalinan dan persalinan di Rumah Sakit Universitas George Washington, Senin, 14 Desember 2020 di Washington.

Foto: AP/Jacquelyn Martin/AP Pool
Rencana vaksinasi ini merupakan bagian dari pencabutan pembatasan perjalanan.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pemerintahan Joe Biden sedang merancang rencana untuk mewajibkan hampir semua pengunjung asing ke Amerika Serikat (AS) untuk sepenuhnya vaksinasi Covid-19. Rencana ini sebagai bagian dari pencabutan pembatasan perjalanan yang menghalangi sebagian besar dunia memasuki Amerika Serikat.

"Pendekatan bertahap yang seiring waktu akan berarti, dengan pengecualian terbatas, bahwa warga negara asing bepergian ke Amerika Serikat (dari semua negara) perlu divaksinasi sepenuhnya," ujar pejabat Gedung Putih.

Pembatasan perjalanan AS pertama kali diberlakukan kepada China pada Januari 2020. Langkah ini untuk mengatasi penyebaran Covid-19. Kemudian banyak negara lain telah ditambahkan, dan yang terbaru India pada Mei.

"Kelompok kerja sedang mengembangkan proses kebijakan dan perencanaan yang harus dipersiapkan ketika waktu yang tepat untuk transisi ke sistem baru ini," ujar pejabat tersebut.

Komentar pejabat itu adalah sinyal terkuat hingga saat ini bahwa Gedung Putih melihat jalan untuk melonggarkan pembatasan tersebut. Bulan lalu, Reuters melaporkan bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan untuk mewajibkan pengunjung asing divaksinasi sebagai bagian dari diskusi tentang cara melonggarkan pembatasan perjalanan.

Gedung Putih telah mengadakan diskusi dengan maskapai penerbangan dan lainnya tentang cara akan menerapkan kebijakan yang mewajibkan vaksin untuk pengunjung asing. Pemerintah juga harus menjawab pertanyaan lain termasuk bukti menerima vaksinasi.

AS saat ini melarang sebagian besar warga negara non-AS yang dalam 14 hari terakhir berada di Inggris, 26 negara Schengen di Eropa tanpa pengawasan perbatasan, Irlandia, China, India, Afrika Selatan, Iran, dan Brasil. Saat ini, satu-satunya pengunjung asing yang diizinkan untuk menyeberang melalui darat ke AS dari Meksiko dan Kanada adalah pekerja penting seperti pengemudi truk atau perawat.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA