Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Pemkot Denpasar Buka Posko Dapur Umum Covid-19

Senin 02 Aug 2021 10:21 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Relawan menyiapkan makanan yang akan dibagikan gratis di Dapur Umum Gotong Royong Kota Denpasar, Bali, Ahad (1/8/2021). Dapur umum yang melibatkan berbagai pihak seperti Pemkot Denpasar, TNI, Polri serta berbagai organisasi dan perusahaan lainnya tersebut setiap harinya mengolah dan mendistribusikan sekitar 1.000 paket makanan untuk membantu warga yang terdampak pandemi COVID-19 dalam memenuhi kebutuhan makanannya sehari-hari.

Relawan menyiapkan makanan yang akan dibagikan gratis di Dapur Umum Gotong Royong Kota Denpasar, Bali, Ahad (1/8/2021). Dapur umum yang melibatkan berbagai pihak seperti Pemkot Denpasar, TNI, Polri serta berbagai organisasi dan perusahaan lainnya tersebut setiap harinya mengolah dan mendistribusikan sekitar 1.000 paket makanan untuk membantu warga yang terdampak pandemi COVID-19 dalam memenuhi kebutuhan makanannya sehari-hari.

Foto: ANTARA/Fikri Yusuf
Dapur umum menyiapkan 1.000 bungkus nasi tiap hari untuk masyarakat terdampak.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Pemerintah Kota Denpasar, Bali bersinergi membuka posko dapur umum gotong royong untuk membagikan nasi bungkus kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 wilayah Jawa-Bali.

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara di sela kegiatan dapur umum tersebut di Denpasar, Ahad (1/8), mengatakan dapur umum gotong royong sejak pandemi sudah ada, tapi sekarang kembali lebih aktif dalam menyiapkan kebutuhan masyarakat berupa nasi yang setiap harinya 1.000 bungkus.

Pengaktifan dapur umum ini dilakukan dikarenakan pemerintah memberlakukan PPKM level 4 wilayah Jawa-Bali, termasuk Kota Denpasar. Sebenarnya dapur umum ini sudah ada sejak PKM pada bulan Mei 2020.

"Dengan kembali pemerintah menetapkan PPKM level 4 sehingga masyarakat sangat membutuhkan bantuan, salah satunya makanan, maka dengan demikian kami aktifkan lagi dapur umum ini," kata Jaya Negara.

Begitu juga, kata Wali Kota Jaya Negara, untuk masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (isoman) sudah mendapat konsumsi dua kali sehari. Akan tetapi di lapangan ternyata masih banyak warga yang membutuhkan.

"Di lapangan banyak masyarakat yang perlu kami sasar, misal di Pantai Sanur ada pedagang, juga ada anak-anak mahasiswa. Sehingga kami juga bekerja sama dengan mahasiswaUnud untuk penyalurannya," ujar kata Wali Kota Jaya Negara didampingi Penjabat Sekda Made Toya dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Denpasar Dewa Gede Rai.

Selain itu, Jaya Negara mengatakan warga yang membutuhkan juga bisa menyampaikan kepada masing-masing kepala lingkungan yang nantinya akan diteruskan ke kepala desa dan lurah. Bisa juga langsung posko dapur umum di Jalan Kaliasem Denpasar.

"Nanti makanannya akan kami kirim melalui Tagana. Ini sifatnya berbagi dan dan gotong royong untuk meringankan masyarakat terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan," katanya.

Ia mengatakan pemesanan atau amprah makanan ini dilakukan minimal sehari sebelumnya. Dalam sehari, akan membuat sedikitnya 1.000 paket nasi. Di mana tenaga relawan yang dibutuhkan minimal sebanyak 20 orang.

"Jika ada tambahan lagi akan kami kondisikan, karena di sini maksimal bisa membuat 1.000 paket, dan mungkin akan ada penambahan relawan lagi," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA