Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Gerard Butler Tuntut Keuntungan Film Olympus Has Fallen

Ahad 01 Aug 2021 13:15 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti

Gerard Butler

Gerard Butler

Foto: AP Photo
Butler menyebut belum mendapat keuntungan dari total penghasilan film Rp 2,4 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Aktor Gerard Butler menggugat keuntungan dari film Olympus Has Fallen. Film thriller aksi yang dirilis pada 2013 itu disutradarai Antoine Fuqua dan ditulis Creighton Rothenberger dan Katrin Benedikt.

Film itu menceritakan kisah agen dinas rahasia Mike Banning (Butler). Ketika Gedung Putih dikunci penuh serangan teroris Korea Utara, dia harus menyelamatkan nyawa Presiden AS Benjamin Asher (Aaron Eckhart).

Olympus Has Fallen adalah angsuran pertama dari waralaba Has Fallen. Sekuelnya berjudul London Has Fallen dan Angel Has Fallen, yang masing-masing dirilis pada 2016 dan 2019. Rencananya adalah film serial itu akan berlanjut selama tiga fitur lagi. Night Has Fallen adalah judul dari angsuran berikutnya, meskipun belum ada tanggal rilis yang diumumkan.

Dilansir Screen Rant pada Ahad (1/8), Butler telah mengajukan gugatan untuk menuntut rumah produksi Nu Image, Millennium Media, dan Padre Nuestro Productions. Aktor tersebut menuduh rumah produksi itu tidak pernah berencana untuk membayar keuntungan bersih yang terutang kepadanya untuk Olympus Has Fallen. Sementara film tersebut telah meraup total sekitar 170 juta dolar AS (sekitar Rp 2,4 triliun) secara global, Butler mengatakan bahwa dia belum dibayar dari keuntungan itu.

Butler adalah aktor yang sangat laris, terutama dalam genre aksi dan thriller. Aktingnya paling diakui untuk penampilannya sebagai King Leonidas di film 300 karya sutradara Zack Snyder yang dirilis pada 2007. Bintang laga itu bukan satu-satunya aktor Hollywood yang menuntut keuntungan. Aktris Scarlett Johansson mengguncang industri dengan menggugat Disney atas Black Widow yang dirilis di Disney+ dan di bioskop.

Meskipun ini adalah kasus yang sangat berbeda, industri telah berubah, yang pada akhirnya dapat menghasilkan lebih banyak tuntutan hukum. Meskipun sedikit yang diketahui tentang seluk beluk gugatan khusus itu, tetapi menarik untuk melihat bagaimana hasilnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA