Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Banjir Jadi Mimpi Buruk Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Sabtu 31 Jul 2021 06:47 WIB

Red: Agung Sasongko

 Pemandangan kamp pengungsi Rohingya nomor 4 yang terendam banjir setelah hujan lebat di Cox

Pemandangan kamp pengungsi Rohingya nomor 4 yang terendam banjir setelah hujan lebat di Cox

Foto: EPA-EFE/TANBIRUL MIRAJ RIPON
Banjir melanda kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hujan muson deras memicu longsor dan banjir bandang melanda kamp pengungsi etnis Rohingya di Bangladesh. Sedikitnya enam pengungsi etnis Rohingya, termasuk tiga anak-anak, meninggal dalam kejadian tersebut.

"Sementara itu, 15 warga Bangladesh tewas dan lebih dari 200.000 orang terlantar akibat banjir di Cox's Bazar,"kata Mamunur Rashid, seorang petugas distrik.

Baca Juga

Hampir satu juta pengungsi Rohingya tinggal di kamp-kamp yang sesak di distrik perbatasan Cox's Bazar, permukiman pengungsi terbesar di dunia, setelah melarikan diri dari kekerasan militer di negara tetangga Myanmar pada 2017.

Para pengungsi umumnya tinggal di gubuk-gubuk bambu beratap lembaran plastik yang menempel pada bukit-bukit curam dan gundul.Tayangan TV memperlihatkan rumah-rumah yang tergenang dan air lumpur yang mengalir turun dari undakan dan lereng bukit.

Anak-anak bermain dalam genangan air setinggi dada mereka."Ini seperti mimpi buruk," kata pengungsi Rohingya Rokeya Begum.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA