Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Suporter Persis Solo Bakal Diberi Vaksin Covid-19

Kamis 29 Jul 2021 16:17 WIB

Rep: Binti Sholikah/ Red: Endro Yuwanto

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Foto: Pemkot Solo
Pasoepati telah izin meminjam Stadion Manahan sebagai lokasi vaksinasi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Suporter Persis Solo, Pasoepati, bakal mendapatkan vaksinasi Covid-19 dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Rencananya, vaksinasi Covid-19 bagi anggota Pasoepati digelar di Stadion Manahan Solo pada 13 Agustus 2021 mendatang.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyatakan telah menyiapkan vaksin untuk anggota Pasoepati. "Sudah kami siapkan vaksinasi untuk suporter Pasoepati," kata Gibran kepada wartawan, Kamis (29/7).

Menurut Gibran, Pasoepati telah mengajukan izin peminjaman Stadion Manahan sebagai lokasi vaksinasi Covid-19 pada 13 Agustus mendatang. Ia menekankan, vaksinasi untuk anggota Pasoepati tersebut diprioritaskan bagi yang ber-KTP Solo dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Pasoepati. "Yang kami vaksin Pasoepati KTP Solo. Ini untuk mengejar target 80 persen soalnya," jelasnya.

Sementara itu, Presiden Pasoepati, Maryadi Suryadharma alias Maryadi Gondrong, menyatakan beberapa hari lalu dirinya mengusulkan vaksinasi Covid-19 bagi anggota Pasoepati kepada Wali Kota Solo.

"Ya, Alhamdulillah langsung direspons. Dengan suporter berpartisipasi ikut vaksin berarti kan suporter menginginkan liga ini bergulir dengan adanya penonton. Selain itu, suporter ikut membantu program dari pemerintah percepatan vaksinasi," kata Maryadi saat dihubungi wartawan, Kamis.

Maryadi mengajukan vaksinasi untuk anggota Pasoepati lantaran di beberapa wilayah seperti Bandung, Sleman, Jakarta, dan Semarang sudah menggelar vaksinasi untuk suporter. Selain itu, vaksinasi Covid-19 juga sebagai upaya menyambut bergulirnya Liga 2 Indonesia.

"Lha ini karena kami rindu bola. Seandainya dari PT LIB memperbolehkan suporter melihat 10 persen, 30 persen, atau 50 persen, yang dibolehkan suporter yang sudah divaksin," imbuh Maryadi.

Maryadi juga tidak mempermasalahkan prioritas vaksinasi bagi suporter yang ber-KTP Solo. Sebab, yang menyelenggarakan memang Pemkot Solo. Hal itu juga untuk mengantisipasi supaya saat pelaksanaan vaksinasi pesertanya tidak membludak. "Kami tidak masalah. Karena diadakan vaksinasi saja kami sudah bersyukur," ujarnya.

Maryadi menyebut, suporter Pasoepati di Solo terbagi menjadi lima koordinator wilayah (korwil) di lima kecamatan. Masing-masing korwil memiliki anggota setidaknya 2.000 orang.

"Tapi perjalanan vaksin sudah berjalan sejak awal tahun, mungkin ada suporter yang sudah vaksin. Ada yang ikut perusahaan tempat dia kerja, rumah sakit ataupun kelompok yang lainnya," pungkas Maryadi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA